GemaWarta – 19 Mei 2026 | Dunia Ultimate Fighting Championship (UFC) saat ini sedang hangat dengan kabar kepulangan Conor McGregor ke arena pertarungan. McGregor, yang telah vakum selama hampir lima tahun, akan kembali bertarung melawan Max Holloway di UFC 329 pada 11 Juli di Las Vegas. Pertarungan ini bukan hanya tentang kepulangan McGregor, tetapi juga tentang apakah dia masih mampu bersaing di tahap tertinggi.
McGregor telah menjadi fenomena global dalam dunia UFC, terutama pada masa kemuncaknya sekitar 2015 hingga 2018. Dia berhasil menewaskan Jose Aldo dalam waktu 13 detik, mengalahkan Eddie Alvarez untuk menjadi juara dua divisi, dan memecahkan rekor pay-per-view. Namun, sejak itu, McGregor telah mengalami tiga kekalahan dalam empat pertarungan terakhirnya.
Sementara itu, Islam Makhachev, bekas juara UFC lightweight, telah beralih ke divisi welterweight setelah melepaskan gelar lightweight. Makhachev sendiri akan bertarung melawan Ian Machado Garry di UFC 330 pada 15 Agustus. Pertarungan ini akan menjadi salah satu pertarungan terbesar di tahun ini, karena Makhachev saat ini merupakan petarung nomor satu di dunia UFC.
Pertarungan antara McGregor dan Holloway, serta Makhachev dan Garry, akan menjadi ajang untuk menentukan apakah McGregor masih mampu bersaing di tahap tertinggi, atau apakah dia sudah mulai menurun. Pertarungan ini juga akan menentukan siapa yang akan menjadi juara baru di divisi welterweight.
Dalam beberapa tahun terakhir, UFC telah berkembang menjadi organisasi seni bela diri campuran terbesar di dunia. Dengan kepulangan McGregor dan pertarungan antara Makhachev dan Garry, UFC akan terus menjadi ajang yang menarik bagi penggemar seni bela diri campuran.
Kesimpulan dari kepulangan McGregor dan pertarungan antara Makhachev dan Garry adalah bahwa dunia UFC akan terus menarik dan penuh dengan pertarungan yang seru. Apakah McGregor masih mampu bersaing di tahap tertinggi, atau apakah dia sudah mulai menurun, hanya waktu yang akan menjawabnya.









