Internasional

Prancis Larang Menteri Israel Itamar Ben-Gvir, Sanksi Karena Perlakuan terhadap Aktivis Global Sumud

×

Prancis Larang Menteri Israel Itamar Ben-Gvir, Sanksi Karena Perlakuan terhadap Aktivis Global Sumud

Share this article
Prancis Larang Menteri Israel Itamar Ben-Gvir, Sanksi Karena Perlakuan terhadap Aktivis Global Sumud
Prancis Larang Menteri Israel Itamar Ben-Gvir, Sanksi Karena Perlakuan terhadap Aktivis Global Sumud

GemaWarta – 24 Mei 2026 | Prancis melarang Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memasuki wilayahnya. Pelarangan ini dilakukan karena perilakunya yang disebut tidak dapat diterima terhadap para aktivis Global Sumud flotilla.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengumumkan keputusan ini melalui media sosial X. Barrot menulis bahwa keputusan ini diambil setelah tindakan-tindakan Ben-Gvir yang tidak dapat diterima terhadap warga negara Prancis dan Eropa yang menjadi penumpang dalam Global Sumud Flotilla.

🔖 Baca juga:
Meninggal dalam Misi UNIFIL, Praka Rico Pramudia Jadi Simbol Pengorbanan Indonesia di Lebanon

Barrot juga menyerukan agar Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi terhadap Ben-Gvir. Sebelum Prancis, Polandia juga telah mengambil langkah serupa.

Sementara itu, di dunia sepak bola, pemain muda Arsenal Ethan Nwaneri terungkap sebagai pemain misterius yang akan bergabung dengan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Pelatih Thomas Tuchel sebelumnya telah mengumumkan skuad berisi 26 pemain, tetapi belum mengungkapkan identitas pemain tambahan.

🔖 Baca juga:
Metz Bertransformasi: Dari Kota Bersejarah Menjadi Pusat Inovasi dan Budaya di Jantung Eropa

Mantan striker PSG dan Celtic, Odsonne Edouard, menjelaskan alasan elegan mengapa ia menolak kesempatan untuk bermain di Piala Dunia. Edouard ditawari kesempatan untuk membela Haiti, tetapi ia memilih untuk menolak undangan tersebut karena alasan yang mulia.

Edouard merasa bahwa menerima tawaran itu tidak adil bagi para pemain yang telah berjuang keras untuk mendapatkan tiket kualifikasi. Ia lebih mengutamakan keharmonisan tim daripada keinginannya untuk tampil di turnamen olahraga terbesar di dunia.

🔖 Baca juga:
Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari antara Israel dan Lebanon: Langkah Historis Menuju Perdamaian

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa Prancis dan Polandia telah mengambil langkah-langkah untuk mengecam tindakan Israel terhadap aktivis Global Sumud, sementara di dunia sepak bola, pemain-pemain muda terus mempersiapkan diri untuk tampil di Piala Dunia 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *