GemaWarta – 24 Mei 2026 | Microsoft terus memperbarui dan meningkatkan kemampuan Copilot AI, yang merupakan teknologi kecerdasan buatan yang digunakan untuk membantu pengguna dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Salah satu perbaruan terbaru adalah kemampuan Copilot AI untuk mengatasi bias dan meningkatkan representasi orang-orang dengan disabilitas.
Microsoft telah membeli lebih dari 20 juta menit video dari Be My Eyes, sebuah platform aksesibilitas non-profit, untuk melatih kembali model AI mereka setelah menemukan bahwa model AI mereka sebelumnya menghasilkan gambaran yang tidak akurat dan ofensif tentang orang-orang buta. Dengan menggunakan video-video ini, Microsoft dapat melatih model AI mereka untuk menghasilkan representasi yang lebih realistis tentang kehidupan orang-orang dengan disabilitas.
Selain itu, Microsoft juga telah memperkenalkan kebijakan baru untuk mengatasi bias dalam teknologi AI. Kebijakan ini disebut Trusted Technology Group, yang mirip dengan memorandum Trustworthy Computing yang diperkenalkan oleh Bill Gates pada tahun 2002. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan keamanan dalam teknologi AI dengan memastikan bahwa teknologi AI dikembangkan dan digunakan dengan cara yang bertanggung jawab dan etis.
Copilot AI juga telah diperbarui untuk meningkatkan kemampuan dalam membantu pengguna dengan disabilitas. Misalnya, karyawan Microsoft yang tuna rungu telah diberikan akses awal ke Copilot AI dengan fitur captioning dan pengenalan bahasa isyarat. Sementara itu, karyawan dengan kebutuhan khusus juga telah mendapat manfaat dari beban kognitif yang lebih rendah ketika menggunakan Copilot AI.
Perbaruan dan peningkatan kemampuan Copilot AI ini menunjukkan komitmen Microsoft untuk meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas dalam teknologi AI. Dengan demikian, Microsoft berharap dapat membuat teknologi AI lebih bermanfaat dan berguna bagi semua orang, terlepas dari kemampuan atau disabilitas mereka.
Kesimpulan, perbaruan dan peningkatan kemampuan Copilot AI oleh Microsoft menunjukkan langkah positif dalam mengatasi bias dan meningkatkan aksesibilitas dalam teknologi AI. Dengan demikian, Microsoft dapat membuat teknologi AI lebih bermanfaat dan berguna bagi semua orang.









