GemaWarta – 26 Mei 2026 | PSIS Semarang telah mengakhiri kebersamaan dengan salah satu pemainnya, Hari Nur Yulianto, setelah 10 tahun berseragam PSIS. Hari Nur Yulianto bergabung bersama PSIS sejak Februari tahun 2013 dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSIS dengan torehan 69 gol dari semua ajang kompetisi.
Hari Nur Yulianto juga menjadi sosok penting kembalinya PSIS ke kasta tertinggi sepakbola tanah air pada 2017 lalu. Pemain yang identik dengan nomor punggung 22 itu mencatatkan hattrick ke gawang Martapura FC pada saat perebutan juara ketiga Liga 2 tahun 2017 dan membuat PSIS menang.
Setelah berpisah dengan Hari Nur Yulianto, PSIS Semarang telah resmi dihapus dari daftar banned FIFA, sehingga mereka dapat mendaftarkan pemain baru. Hal ini merupakan kabar baik bagi tim Mahesa Jenar, yang dapat memperkuat skuat mereka untuk menghadapi kompetisi mendatang.
CEO PSIS, Yoyok Sukawi, mengucapkan terima kasih kepada Hari Nur Yulianto atas dedikasinya kepada tim dan berharap bahwa pemain tersebut dapat melanjutkan karier sebagai pelatih di masa depan. PSIS juga menyatakan bahwa pintu mereka selalu terbuka untuk Hari Nur Yulianto jika suatu saat ingin kembali ke tim.
Dengan berakhirnya kebersamaan dengan Hari Nur Yulianto, PSIS Semarang harus mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan tanpa pemain yang telah menjadi ikon bagi tim. Namun, dengan dihapuskannya sanksi FIFA, PSIS dapat memulai babak baru dan memperkuat skuat mereka untuk mencapai kesuksesan di kompetisi sepakbola Indonesia.









