Sejarah

Mengenal Lebih Dekat Singapura: Dari Sejarah Hingga Tradisi Unik

×

Mengenal Lebih Dekat Singapura: Dari Sejarah Hingga Tradisi Unik

Share this article
Mengenal Lebih Dekat Singapura: Dari Sejarah Hingga Tradisi Unik
Mengenal Lebih Dekat Singapura: Dari Sejarah Hingga Tradisi Unik

GemaWarta – 27 Mei 2026 | Singapura, sebuah negara kecil di Asia Tenggara, memiliki sejarah yang kaya dan beragam tradisi unik. Sir Stamford Raffles, seorang tokoh kolonial Inggris, dikenal sebagai pendiri Singapura modern. Ia lahir di Jamaika pada tahun 1781 dan meninggal pada 5 Juli 1826. Raffles memiliki peran penting dalam sejarah Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Di Singapura, terdapat sebuah restoran Indonesia yang menjadi sorotan karena menu lele bakarnya yang disebut mirip ‘zombie catfish’ karena warna gelapnya. Menu ini menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian banyak orang. Selain itu, Singapura juga dikenal dengan harga properti yang tinggi, di mana dengan anggaran 1 juta dollar AS, seseorang hanya bisa membeli rumah seluas 23 meter persegi.

🔖 Baca juga:
Viborg: Kota Kuno Jutlandia yang Menjadi Jantung Sejarah, Hukum, dan Budaya Denmark

Singapura juga akan menjadi tuan rumah Dialog Shangri-La, sebuah pertemuan tahunan yang membahas keamanan dan pertahanan di kawasan Asia. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, dijadwalkan akan hadir dalam acara ini untuk membahas pendekatan visioner dan taktis Departemen Pertahanan AS dalam melindungi kepentingan nasional di kawasan Indo-Pasifik.

Tradisi unik juga dapat ditemukan dalam perayaan Iduladha di berbagai negara, termasuk Singapura. Di beberapa negara, seperti Uni Emirat Arab dan Asia Selatan, perempuan menghias tangan dan kaki mereka dengan henna sebagai bagian dari tradisi perayaan Iduladha. Sementara itu, di Tiongkok, komunitas Muslim membakar dupa sebagai bagian dari tradisi mereka.

🔖 Baca juga:
Mengenal Museum Marsinah, Simbol Perjuangan Buruh di Indonesia

Dalam perayaan Iduladha, setiap negara memiliki tradisi uniknya masing-masing. Di Maroko, rumah-rumah dibersihkan dan didekorasi dengan indah sebelum perayaan. Di Nigeria, perayaan Iduladha dikenal dengan nama Ileya dan diiringi dengan festival yang meriah dan parade kuda hias.

Kesimpulan, Singapura dan negara-negara lain di Asia memiliki sejarah dan tradisi yang kaya dan beragam. Dari peran Sir Stamford Raffles dalam sejarah Singapura hingga tradisi unik perayaan Iduladha di berbagai negara, semua ini menunjukkan kekayaan budaya dan keberagaman yang ada di kawasan ini.

🔖 Baca juga:
Mengenal 7 Saudara Kartini yang Tak Kalah Hebat dalam Sejarah Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *