GemaWarta – 28 Mei 2026 | Drama Korea Perfect Crown telah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta drama Korea. Dibintangi oleh IU dan Byeon Woo-seok, drama ini menceritakan tentang monarki Korea modern dan konflik yang terjadi di dalamnya.
Namun,Perfect Crown punya visual mewah, bintang besar, dan premis menarik tentang monarki Korea modern. Sayangnya, drama ini lebih sibuk terlihat elegan daripada membangun romansa dan konflik yang benar-benar hidup. Satu hal yang tidak diprediksi dari Perfect Crown adalah bagaimana drama Korea ini justru menjadi buah bibir bukan karena romansa IU dan Byeon Woo-seok, bukan pula karena visualnya yang mahal, melainkan karena kontroversi produksinya.
Sebagian penonton Korea diberitakan memprotes drama ini karena dianggap keliru menggambarkan upacara naik takhta karakter utamanya. Dialog, kostum, dan detail seremoni dipersoalkan. Petisi untuk menghapus drama ini sempat muncul. Para aktor, rumah produksi, stasiun televisi, hingga kru sudah meminta maaf dan stasiun MBC bahkan mengedit ulang adegan yang dipermasalahkan.
Yang lebih membingungkan lagi, Perfect Crown adalah sebuah cerita fiksi yang membayangkan bagaimana jika Korea Selatan masih dipimpin oleh monarki. Di satu sisi, reaksi ini bisa dipahami. Korea memiliki trauma historis yang panjang terkait kolonialisme, pendudukan, perang, dan perebutan identitas budaya.
Representasi tentang sejarah, kerajaan, simbol negara, atau ritual tradisional bukan sekadar urusan estetika. Bagi sebagian orang, ia menyangkut ingatan kolektif, martabat nasional, dan bagaimana budaya mereka ditampilkan di ruang publik.
Namun di sisi lain, Perfect Crown juga bukan drama sejarah. Ia adalah cerita fiksi yang membayangkan bagaimana jika Korea Selatan modern masih dipimpin oleh monarki. Ini dunia alternatif, bukan rekonstruksi sejarah.
Maka, setelah memahami sensitivitas itu, pertanyaan lain tetap perlu diajukan: apakah masalah terbesar Perfect Crown benar-benar terletak pada akurasi upacara kerajaan? Tokoh utama drama ini adalah Seong Hui-ju (IU), CEO Castle Beauty yang merasa harus terus membuktikan kemampuannya kepada ayahnya, Seong Hyeon-guk (Jo Seung-yeon).
Hui-ju tidak tahu apakah ia diperlakukan tidak adil karena statusnya sebagai anak di luar nikah, karena ia perempuan, atau karena keduanya. Yang jelas, ia tidak rela Castle Beauty, perusahaan yang reputasinya ia bangun dengan susah payah, jatuh ke tangan saudaranya, Seong Tae-ju (Lee Jae-won), yang jelas-jelas tidak kompeten.
Bagi Hui-ju, menikah dengan laki-laki yang tepat menjadi salah satu strategi untuk mengukuhkan posisinya. Masalahnya, tidak ada laki-laki yang benar-benar terasa tepat. Lalu masuklah Pangeran I-an (Byeon Woo-seok), adik dari raja yang telah meninggal.
Ia menjalani tugasnya tanpa banyak protes, hidup dalam rutinitas istana yang kaku dan nyaris tanpa kehidupan sosial. Satu-satunya orang yang bisa disebut temannya adalah ajudannya, Choi Hyeon (Yoo Su-bin).
Ketika Hui-ju, adik kelasnya dulu, tiba-tiba datang dan melamarnya, hidup I-an yang membosankan langsung berubah. Secara konsep, Perfect Crown jelas mengingatkan pada Princess Hours, drama Korea 2006 yang dibintangi Yoon Eun-hye dan Ju Ji-hoon.
Bedanya, Princess Hours diadaptasi dari komik populer Goong karya Park So-hee, sementara Perfect Crown adalah karya orisinal pemenang MBC Screenplay Contest 2022. Dengan demikian, Perfect Crown menawarkan sesuatu yang baru dan segar dalam dunia drama Korea.
Kontroversi yang terjadi seputar drama ini juga menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta drama Korea. Sebagian penonton Korea diberitakan memprotes drama ini karena dianggap keliru menggambarkan upacara naik takhta karakter utamanya.
Para aktor, rumah produksi, stasiun televisi, hingga kru sudah meminta maaf dan stasiun MBC bahkan mengedit ulang adegan yang dipermasalahkan. Dengan demikian, Perfect Crown menjadi drama Korea yang paling banyak dibicarakan akhir-akhir ini.
Kesimpulan, Perfect Crown adalah drama Korea yang menawarkan sesuatu yang baru dan segar dalam dunia drama Korea. Dengan konsep yang unik dan aktor-aktor yang berbakat, drama ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta drama Korea.











