GemaWarta – 31 Mei 2026 | Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti di partai final yang digelar di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5) dinihari WIB. Kemenangan 4-3 PSG terjadi setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 dalam 120 menit pertandingan.
Pertandingan antara kedua tim berlangsung sengit di waktu normal. Arsenal dan PSG sama-sama mencetak gol di 2×45 menit. Laga pun harus dilanjutkan lewat perpanjangan waktu, sebelum PSG menang 4-3 di babak tos-tosan.
Arsenal sempat unggul lebih dulu sebelum PSG menyamakan kedudukan lewat titik putih pada babak kedua. Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi dan penuh peluang dari kedua tim. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga 120 menit waktu bermain.
Di babak adu penalti, kedua tim saling berbalas gol dengan ketegangan tinggi. Declan Rice, Gabriel Martinelli, hingga Achraf Hakimi sukses menjalankan tugas mereka di titik putih. Namun momen krusial terjadi ketika Eberechi Eze gagal mengeksekusi penalti untuk Arsenal, disusul kegagalan Gabriel yang melepaskan tembakan melambung di atas mistar gawang.
Dua kegagalan itu menjadi penentu kekalahan The Gunners. PSG pun sukses back to back juara Liga Champions. Ini merupakan gelar kedua bagi PSG dalam dua musim terakhir. Les Parisiens baru saja meraih gelar kedua di ajang Liga Champions dalam dua musim beruntun.
Sementara itu, Arsenal harus menanti lebih lama lagi untuk meraih gelar pertama di Liga Champions. Kekalahan di final tahun ini pun seakan mengulang apa yang terjadi 20 tahun lalu. Saat itu The Gunners kalah 1-2 dari Barcelona dalam laga final yang digelar di Paris, Prancis.
Acara nonton bareng final Liga Champions 2025/2026 di Lippo Mall Kemang berlangsung dengan seru. Beberapa tokoh hadir langsung dalam acara itu. Misalnya beberapa sosok yang selama ini dikenal sebagai pendukung setia Arsenal seperti Justinus Lhaksana dan Jerry Arvino. Sayangnya, mereka harus mengalami kekecewaan, seperti yang dialami fans The Gunners yang lain.
Pertandingan ini juga menarik perhatian masyarakat di Indonesia, terutama di Jakarta. Banyak pendukung Arsenal dan PSG yang menghadiri acara nonton bareng di berbagai lokasi. Mereka datang dengan semangat double winners karena sebelumnya sudah mengamankan gelar juara Premier League 2025/2026.
PSG memulai pertandingan dengan performa yang lebih intens. Tim asuhan Luis Enrique itu mulai agresif mengancam pertahanan The Gunners. Namun, bola yang masuk ke dalam kotak penalti berhasil diintersep oleh pertahanan Arsenal.
Pada menit ke-62, PSG mendapatkan kesempatan emas melalui titik putih setelah Khvicha Kvaratskhelia dilanggar Cristhian Mosquera saat berusaha merangsek ke dalam kotak penalti Arsenal. Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor mampu melakukan tugasnya dengan baik dan membawa PSG menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-65.
Setelah kedudukan kembali imbang, pertandingan kembali berlangsung terbuka. Arsenal tak lagi bermain cenderung bertahan seperti ketika tengah unggul. Kondisi ini membuat PSG bisa tampil lebih lepas untuk melancarkan serangan.
Kemenangan PSG ini juga menandai dominasi mereka di sepak bola Eropa dalam dua musim terakhir. Les Parisiens berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions dan menjadi tim ketiga dalam sejarah yang sukses meraih gelar juara liga dan Liga Champions berturut-turut.











