GemaWarta – 03 Juni 2026 | Pancasila, sebagai ideologi negara, memiliki peran penting dalam mempersatukan bangsa Indonesia. Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, menekankan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnis dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.
Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut bangsa Indonesia merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. Sebagai bangsa besar, Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata di tingkat global.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga mengungkapkan bahwa lambang Garuda Pancasila memiliki makna yang mendalam. Burung Garuda melambangkan kekuatan dan gerak dinamis, sedangkan pita putih bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika” melambangkan keberagaman yang disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.
Dalam kesempatan yang sama, BPIP mengukuhkan purna paskibraka tingkat pusat tahun 2025 sebagai duta Pancasila. Pengukuhan ini dilakukan bertepatan dengan upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka Hari Pancasila di Gedung Pancasila di Jakarta.
Keluarga Cathlyn, yang sempat menjadi sorotan karena isu diskriminasi etnis, telah menerima hasil keputusan dari pihak BPIP terkait tidak lolosnya Cathlyn di tingkat nasional. Kuasa hukum keluarga Cathlyn menegaskan bahwa isu-isu liar yang beredar di media sosial adalah hal yang tidak benar.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel tetap bakal melakukan investigasi menyeluruh terkait data penilaian tes seleksi paskibraka tingkat provinsi. Hal ini dilakukan untuk merespons kegaduhan dugaan diskriminasi yang telanjur menyita perhatian publik.
Kesimpulan, Pancasila merupakan fondasi yang kuat bagi Indonesia dalam mempersatukan bangsa dan mencapai perdamaian dunia. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, Indonesia dapat terus menunjukkan kepemimpinan nyata di tingkat global.











