OLAHRAGA

PSSI Cetak Rekor MURI Sambil Timnas Putri Indonesia Tersungkur Lawan Singapura

×

PSSI Cetak Rekor MURI Sambil Timnas Putri Indonesia Tersungkur Lawan Singapura

Share this article
PSSI Cetak Rekor MURI Sambil Timnas Putri Indonesia Tersungkur Lawan Singapura
PSSI Cetak Rekor MURI Sambil Timnas Putri Indonesia Tersungkur Lawan Singapura

GemaWarta – 05 Juni 2026 | PSSI secara resmi menerima piagam pencanangan pemecahan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah menyelenggarakan kegiatan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) olahraga berskala masif, yakni Kursus 2.500 Pelatih Sepak Bola Lisensi D dan Kursus 500 Pelatih Futsal.

Penyerahan piagam ini dilakukan sebelum kick off pertandingan FIFA Womens Matchday yakni Indonesia melawan Singapura oleh Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo di Stadion Arcamanik, Bandung pada Rabu (3/6) dan diterima langsung Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang juga Pelaksana Tugas Ketua PSSI Jawa Barat, Vivin Cahyani Sungkono dan Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

🔖 Baca juga:
Strategi Baru Timnas Indonesia: Simon Grayson Ungkap Rencana Tajam Menuju Piala AFF 2026 dan FIFA Matchday

Langkah ini menjadi bentuk pengakuan resmi bahwa program strategis yang diinisiasi oleh PSSI tersebut memiliki potensi besar dan memenuhi kriteria untuk dicatat sebagai rekor nasional baru di bidang pengembangan olahraga.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa akselerasi pencetakan pelatih berlisensi merupakan pilar fundamental dalam transformasi sepak bola nasional. Melalui kehadiran 2.500 pelatih sepak bola Lisensi D baru serta 500 pelatih futsal yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia, PSSI berkomitmen membangun fondasi pembinaan usia muda yang kuat, terstruktur, dan berbasis sport science modern.

Hal ini krusial demi menjamin keberlanjutan talenta berbakat yang akan mengisi skuad tim nasional di masa depan. "Kita tidak bisa bicara prestasi Timnas jika tidak membenahi kualitas dan kuantitas pelatih di akar rumput (grassroots). Lewat program masif ini, kita melipatgandakan pondasi pembinaan sepak bola Indonesia," kata Erick.

Sementara itu, Timnas Putri Indonesia harus mengawali perjuangannya di Garuda Championship Series Juni 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/5) malam, Garuda Pertiwi takluk 0-2 dari Singapura.

🔖 Baca juga:
Indonesia Ngekor Taiwan di Klasemen Uber Cup 2026 Grup C, Siapkan Balas Dendam ke Australia

Meski tampil agresif dan mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan, skuad Indonesia gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas yang tercipta. Sebaliknya, Singapura tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan dan berhasil membawa pulang kemenangan penting.

Laga baru berjalan 10 menit ketika Singapura membuka keunggulan melalui Danelle Tan. Tendangan penyerang muda tersebut gagal diantisipasi kiper Indonesia, Alleana Ayu Arumy, sehingga membawa tim tamu unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Indonesia langsung meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui Emily Julia Frederica Nahon dan Marsela Yuliana Awi. Namun penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor tak kunjung berubah.

Saat Indonesia berupaya mencari gol penyeimbang, Singapura justru kembali menghukum pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-20, Nicole Lim Yanxiu sukses menggandakan keunggulan lewat tendangan voli keras hasil skema serangan cepat yang tak mampu dibendung Alleana Ayu.

🔖 Baca juga:
Drama di Old Trafford: Manchester United Tertinggal 2-0 oleh Leeds United, Noah Okafor Ganda Gol

Garuda Pertiwi terus berusaha bangkit. Tendangan jarak jauh Rosdilah Siti Nurrohma sempat mengancam gawang Singapura, tetapi kembali mampu diamankan penjaga gawang lawan. Hingga turun minum, Indonesia tertinggal dua gol tanpa balas.

Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih dominan. Sheva Imut dan rekan-rekannya terus menekan pertahanan Singapura dan menguasai penguasaan bola. Namun disiplin dan solidnya lini belakang tim tamu membuat setiap peluang Indonesia selalu kandas sebelum berbuah gol.

Peluang terbaik Indonesia hadir pada menit ke-84 melalui sundulan Emily Julia setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Sayangnya, bola hanya melintas tipis di sisi kanan gawang Singapura. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Singapura tetap bertahan.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Garuda Pertiwi untuk memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir sebelum menjalani pertandingan berikutnya. Dengan adanya program strategis dari PSSI, diharapkan Timnas Putri Indonesia dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatih di akar rumput, sehingga dapat memperbaiki prestasi di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *