GemaWarta – 19 April 2026 | WrestleMania 42 yang digelar pada akhir Maret 2026 kembali menjadi sorotan utama dunia gulat profesional setelah menimbulkan beragam reaksi dari penonton, kritikus, dan pemain utama.
Sejak acara dimulai, keluhan paling keras datang dari fanbase yang menilai bahwa produksi terlalu didominasi oleh iklan komersial. Lebih dari satu setengah jam tayangan dipenuhi slot iklan, mengurangi waktu yang seharusnya dialokasikan untuk aksi di atas ring. Banyak pengamat menilai bahwa pendekatan ini mengorbankan esensi utama WrestleMania, yaitu pertarungan gulat yang memukau.
Di samping kritik komersial, penampilan musik pada malam kedua juga menuai kecaman. Band resmi yang mengiringi segmen pembukaan tampak melakukan lip‑sync, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang kualitas produksi musik live. Penonton yang mengharapkan aksi panggung yang autentik merasa kecewa, mengingat tradisi WrestleMania biasanya menampilkan penampilan musik live yang energik.
Salah satu momen paling menegangkan terjadi pada pertandingan utama yang menampilkan Cody Rhodes. Selama pertarungan, Rhodes mengalami benturan tak terduga yang menyebabkan mata kirinya tergores. Insiden ini memicu spekulasi mengenai tingkat keamanan di dalam ring dan menambah kekhawatiran tentang kesejahteraan atlet. Tim medis segera menanganinya, namun cedera tersebut menjadi sorotan utama dalam rangkaian laporan pasca‑acara.
Di sisi lain, para analis dan penggemar telah mengajukan berbagai prediksi mengenai hasil pertandingan. Berikut rangkuman prediksi utama yang beredar sebelum acara:
- Edge diprediksi akan mengalahkan rivalnya dalam pertarungan solo, mengingat rekam jejaknya yang kuat dalam menghadapi lawan berusia lebih muda.
- Tim tag team berpotensi menghasilkan upset, khususnya pasangan baru yang belum banyak dikenal publik.
- Match kartu utama antara Cody Rhodes dan lawannya diperkirakan akan berakhir dengan kemenangan dramatis bagi Rhodes, meskipun cedera mata menambah elemen ketidakpastian.
Jadwal lengkap WrestleMania 42 dimulai pukul 19.00 waktu setempat, dengan sesi pembukaan yang menampilkan video montage sejarah WWE, diikuti oleh serangkaian pertandingan pembuka hingga pertarungan utama pada pukul 22.30. Total durasi acara diperkirakan sekitar tiga setengah jam, termasuk jeda iklan yang menjadi sorotan utama kritik.
Meskipun ada kritik tajam terkait iklan berlebih dan penampilan musik, WWE tetap mencatat peningkatan angka penonton secara global, baik melalui siaran televisi maupun platform streaming. Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik WrestleMania masih kuat meski terdapat kontroversi internal.
Kesimpulannya, WrestleMania 42 menjadi contoh kompleks antara komersialisasi acara berskala besar dan harapan penonton akan aksi gulat murni. Kontroversi iklan, lip‑sync band, serta insiden cedera pada Cody Rhodes menjadi bahan diskusi yang kemungkinan akan memengaruhi kebijakan produksi WWE di masa mendatang.











