OLAHRAGA

Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026

×

Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026

Share this article
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026

GemaWarta – 14 Juni 2026 | Kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois, mengisyaratkan kemungkinan pensiun dari tim nasional setelah Piala Dunia 2026. Faktor usia, masalah fisik, dan keinginan untuk fokus pada karier klub menjadi alasan utama pertimbangan keputusan tersebut. Keputusan akhir akan ditentukan berdasarkan performa tim di turnamen serta diskusi mendalam dengan pelatih dan tim medis.

Courtois menyampaikan hal tersebut saat Belgia bersiap menghadapi Mesir pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle. Pemain yang mencatatkan debut bersama Timnas Belgia pada 2011 itu telah mengoleksi 109 penampilan internasional.

🔖 Baca juga:
Era Xabi Alonso di Chelsea: Pertanda Masa Depan Cerah untuk The Blues

Meski belum mengambil keputusan final, Courtois mengakui peluang untuk pensiun setelah turnamen ini lebih besar dibandingkan melanjutkan karier bersama negaranya. “Saya tidak tahu apakah sekarang waktu yang tepat untuk membicarakan masa depan, tetapi kemungkinan saya tidak melanjutkan setelah turnamen ini lebih besar daripada saya bertahan,” kata Courtois.

Meski demikian, Courtois belum sepenuhnya menutup pintu untuk tetap membela Belgia. Ia mengatakan keputusan akhir akan dipengaruhi oleh perjalanan Belgia di Piala Dunia serta suasana yang terbangun di dalam tim. “Jika kami menjalani Piala Dunia yang bagus, tentu saja itu bisa memengaruhi keputusan. Saya juga ingin terus merasakan atmosfer positif di dalam tim. Setelah itu saya akan berdiskusi dengan pelatih, Vincent Mannaert, dan tim medis,” katanya.

Courtois juga mengungkapkan bahwa pada masa kepelatihan Domenico Tedesco, dirinya sempat diberi kesempatan melewatkan beberapa agenda internasional. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari manfaat waktu istirahat tambahan untuk pemulihan fisik. “Saya menyadari bahwa saat jeda internasional, Anda bisa beristirahat dan bekerja lebih tenang di gym. Selain itu, dalam satu setengah tahun terakhir saya mengalami beberapa masalah fisik dan cedera kecil sehingga mulai lebih sering memikirkan masa depan,” ujar Courtois.

Di samping itu, Courtois juga membicarakan tentang hubungannya dengan pelatih Jose Mourinho, yang pernah bekerja sama dengannya di Chelsea. Ia mengaku bahwa hubungan mereka selama ini berjalan positif, meski tidak selalu mulus. Courtois mengingat salah satu kejadian yang sempat membuatnya bersitegang dengan Mourinho ketika masih membela Chelsea.

🔖 Baca juga:
Benfica Menyelesaikan Musim Tanpa Kekalahan, Tapi Gagal Raih Liga Champions

“Kami juga pernah beberapa kali mengalami gesekan. Misalnya, dia mencadangkan saya saat melawan Everton karena saya membiarkan dua umpan silang masuk pada pertandingan sebelumnya melawan Aston Villa. Itu caranya memancing reaksi saya,” kata Courtois. Respons yang diinginkan Mourinho ternyata berhasil muncul. Pada pertandingan berikutnya melawan West Ham, Courtois kembali dipercaya sebagai starter dan tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting.

“Minggu berikutnya saya kembali bermain melawan West Ham dan membuat lima atau enam penyelamatan krusial. Mourinho adalah pelatih yang sangat langsung. Saya juga seperti itu. Hubungan kami selalu sangat baik,” lanjutnya.

Courtois juga menambahkan bahwa ia memiliki keinginan untuk mengakhiri karier sepak bolanya di Real Madrid. Ia mengatakan bahwa klub tersebut memiliki kebijakan untuk memperpanjang kontrak pemain setiap tahun jika pemain tersebut masih berperforma baik. “Di Real Madrid, kebijakan klub mengharuskan perpanjangan kontrak dilakukan tahun demi tahun begitu pemain mencapai usia 30 tahun. Oleh karena itu, saya sama sekali tidak khawatir mengenai hal ini. Jika saya terus tampil dengan level yang sama seperti saat ini, perpanjangan kontrak tidak akan menjadi masalah,” kata Courtois.

Menjelang Piala Dunia 2026, Courtois dan rekan-rekannya di Timnas Belgia berharap dapat menampilkan performa terbaik mereka. Mereka akan berusaha untuk maju sejauh mungkin di turnamen tersebut dan membuat negara mereka bangga.

🔖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Antara Debut Curaçao, Peluang Iran, hingga Duel Messi vs Ronaldo

Dalam beberapa tahun terakhir, Courtois telah menjadi salah satu kiper terbaik di dunia. Ia telah memenangkan banyak gelar bersama Real Madrid, termasuk Liga Champions dan La Liga. Ia juga telah menjadi kiper utama Timnas Belgia dan telah membantu timnya mencapai semifinal Piala Dunia 2018.

Oleh karena itu, keputusan Courtois untuk pensiun dari tim nasional akan menjadi berita besar bagi penggemar sepak bola di Belgia dan di seluruh dunia. Ia akan selalu diingat sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepak bola Belgia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *