GemaWarta – 15 Juni 2026 | Pertarungan sengit antara Ilia Topuria dan Justin Gaethje di UFC Freedom 250 telah berakhir dengan kekalahan bagi Topuria. Pertarungan ini berlangsung di White House, Washington, Amerika Serikat, dan dihadiri oleh ribuan penonton, termasuk Presiden Donald Trump yang merayakan ulang tahunnya yang ke-80.
Topuria, yang sebelumnya tak terkalahkan dengan rekor 17-0, dihancurkan oleh Gaethje dalam pertarungan gelar kelas ringan. Pertarungan ini berakhir dengan keputusan TKO setelah ronde keempat, ketika tim dokter memutuskan bahwa Topuria tidak bisa melanjutkan pertarungan.
Topuria sempat membuka pertarungan dengan baik pada ronde pertama dan kedua, tetapi bencana datang pada ronde ketiga. Gaethje berhasil mendaratkan pukulan hook kanan telak ke Topuria, yang sampai terjatuh. Meskipun Topuria mencoba melanjutkan pertarungan, namun kondisinya tidak memungkinkan untuk melanjutkan.
Pertarungan ini juga menarik perhatian karena diadakan di White House, dengan flyover oleh Blue Angels dan Air Force Thunderbirds, serta kehadiran Presiden Trump. Pertarungan ini juga menjadi salah satu pertarungan paling sengit dan bersejarah dalam UFC Freedom 250.
Kekalahan Topuria ini menjadi kekecewaan besar bagi penggemarnya, karena dia dianggap sebagai salah satu petarung terkuat di kelas ringan. Namun, Gaethje membuktikan bahwa dia masih memiliki kemampuan dan semangat untuk bersaing di level tertinggi.
Pertarungan ini juga menunjukkan bahwa dalam dunia olahraga, tidak ada yang tidak mungkin. Gaethje, yang sebelumnya dianggap sebagai underdog, berhasil mengalahkan Topuria dan membuktikan bahwa dia masih memiliki kemampuan untuk menjadi juara.
Dalam kesimpulan, pertarungan antara Ilia Topuria dan Justin Gaethje di UFC Freedom 250 adalah pertarungan yang sengit dan bersejarah. Kekalahan Topuria menjadi kekecewaan besar bagi penggemarnya, namun Gaethje membuktikan bahwa dia masih memiliki kemampuan dan semangat untuk bersaing di level tertinggi.











