GemaWarta – 20 April 2026 | Persib Bandung bersiap menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 yang dijadwalkan di Banten International Stadium, Senin 20 April 2026 pukul 19.00 WIB. Pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa Maung Bandung tidak dapat mengandalkan fokus pada satu atau dua pemain lawan, melainkan harus waspada terhadap seluruh skuad Dewa United yang dihuni banyak pemain timnas Indonesia.
Dalam konferensi pers menjelang laga, Hodak menyoroti keberadaan lima hingga enam pemain berkualitas dalam satu tim Dewa United yang dapat mengubah hasil pertandingan kapan saja. “Kami tidak bisa memberikan perhatian khusus hanya pada satu pemain, karena mereka punya lima atau enam pemain bagus yang bisa menentukan hasil pertandingan kapan saja,” ujar Hodak. Ia menambahkan bahwa kompaknya Persib menjadi faktor penentu, mengingat intensitas 90 menit penuh melawan tim yang memiliki pengalaman internasional.
Persiapan Persib selama seminggu terakhir dilaporkan berjalan intensif. Semua pemain dinyatakan fit kecuali Patricio Matricardi yang harus absen karena kartu merah pada pertandingan sebelumnya. Posisi Matricardi diisi oleh Julio Cesar yang dipercaya menstabilkan lini belakang. Di lini pertahanan, Bojan menaruh kepercayaan pada Teja Paku Alam, Kakang Rudianto, Federico Barba, dan Eliano Reijnders, sementara di tengah lapangan Marc Klok dan Thom Haye kembali menjadi motor permainan. Adam Alis diposisikan lebih ofensif untuk mendukung serangan.
Di lini depan, trio Beckham Putra, Berguinho, dan Ramon Tanque menjadi pilihan utama untuk membongkar pertahanan Dewa United. Beckham Putra, yang baru saja kembali menjadi starter, diharapkan dapat memanfaatkan kecepatan dan insting golnya. Sementara Dewa United menyiapkan formasi lengkap dengan penjaga gawang Sonny Stevens, bek Johnathan Pereira, Damion Lowe, Brian Fatari, serta Altariq Ballah. Lini serang Dewa menampilkan nama-nama seperti Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, Alex Martins, Alexis Messidoro, dan Jaja, yang semuanya memiliki pengalaman di timnas Indonesia.
Tak hanya faktor teknis, aspek psikologis menjadi sorotan. Kapten Persib, Marc Klok, menegaskan pentingnya mentalitas tinggi. “Pasti berat, setiap pertandingan adalah berat seperti Coach bilang, Dewa adalah tim hebat juga,” ungkapnya. Di sisi lain, pelatih Dewa United, Jan Olde Rikerink, mengungkapkan motivasi tinggi timnya setelah mengalahkan Borneo pada Februari 2026. Ia menambahkan bahwa Dewa United memiliki catatan bagus melawan tim papan atas, meski berada di peringkat kedelapan klasemen.
Statistik perbandingan klasemen menunjukkan Persib memuncak sebagai pemuncak poin sementara Dewa United berada di posisi kedelapan. Kedua tim memiliki selisih poin yang signifikan, namun Bojan Hodak mengingatkan bahwa peringkat tidak selalu mencerminkan kualitas di lapangan. “Bagi saya, mereka adalah salah satu tim terbaik di liga. Mengapa posisi mereka tidak lebih tinggi, itu saya tidak tahu,” katanya, menegaskan bahwa Dewa United tetap menjadi lawan yang sulit dihadapi.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Dewa United cenderung mengandalkan serangan balik cepat melalui pemain sayap seperti Ivar Jenner dan Ricky Kambuaya, sementara Persib diharapkan mengontrol tempo permainan lewat Marc Klok dan Thom Haye. Kedua tim diprediksi akan mengadopsi formasi 4-3-3 dengan penekanan pada transisi cepat. Pertandingan diperkirakan akan berlangsung sengit, dengan potensi gol di kedua sisi.
Dengan satu pekan persiapan tambahan, Bojan Hodak menegaskan kesiapan penuh skuadnya. “Kami sedang bersiap, kami mempunyai waktu satu pekan untuk persiapan,” ujarnya. Harapan besar tertuju pada kemampuan tim untuk mempertahankan kompakitas dan konsistensi selama 90 menit penuh.
Sejumlah analis sepakbola menilai bahwa kemenangan Persib akan memperkuat posisi puncak klasemen dan memberikan momentum positif menuju fase akhir kompetisi. Sebaliknya, Dewa United berupaya mengumpulkan poin penting untuk memperbaiki peringkat mereka.
Dengan atmosfer stadion yang dipenuhi supporter kedua klub, laga ini diharapkan menjadi pertarungan kelas atas yang menegangkan. Semua mata kini tertuju pada kemampuan Persib untuk mengeksekusi taktik yang telah dipersiapkan dan mengatasi tantangan dari skuad Dewa United yang berisi banyak pemain timnas Indonesia.
Secara keseluruhan, pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian fisik, melainkan juga mental bagi Persib dalam upaya mempertahankan gelar juara dan posisi puncak klasemen. Kedua pelatih menegaskan pentingnya fokus, disiplin, dan semangat juang hingga peluit akhir.











