Uncategorized

Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama yang Dikartu Merah di Piala Dunia karena Menutup Mulut

×

Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama yang Dikartu Merah di Piala Dunia karena Menutup Mulut

Share this article
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama yang Dikartu Merah di Piala Dunia karena Menutup Mulut
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama yang Dikartu Merah di Piala Dunia karena Menutup Mulut

GemaWarta – 21 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah mencatat sejarah baru setelah Miguel Almiron, pemain Paraguay, menjadi pemain pertama yang dikartu merah karena menutup mulutnya selama pertandingan. Insiden ini terjadi pada pertandingan antara Paraguay dan Turki, yang berakhir dengan kemenangan Paraguay 1-0.

Menurut aturan baru yang diperkenalkan oleh FIFA sebelum Piala Dunia 2026, pemain yang menutup mulutnya selama konfrontasi dengan lawan dapat diberi kartu merah. Aturan ini bertujuan untuk menghilangkan perilaku tidak sportif dan kata-kata kasar di lapangan.

🔖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Portugal dan Spanyol Siap Tanding, Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho Jadi Sorotan

Almiron, yang bermain untuk Atlanta United di MLS, diberi kartu merah pada menit ke-45+3 setelah dia menutup mulutnya dengan tangan saat berbicara dengan pemain Turki, Mert Muldur. Insiden ini terjadi setelah referee Ivan Arcides Barton Cisneros menghentikan pertandingan karena cedera yang dialami oleh Isidro Pitta, pemain Paraguay.

Setelah pertandingan, Almiron meminta maaf kepada rekan-rekannya karena kesalahan yang dia buat. Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, juga mengomentari insiden tersebut dan mengatakan bahwa Almiron telah meminta maaf kepada rekan-rekannya dan menyadari bahwa tindakannya telah meninggalkan tim dalam situasi yang sulit.

🔖 Baca juga:
Klasemen Piala Dunia 2026: Inggris dan Ghana Raih Kemenangan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor

Pertandingan antara Paraguay dan Turki berakhir dengan kemenangan Paraguay 1-0, berkat gol yang dicetak oleh Matias Galarza. Kemenangan ini sangat penting bagi Paraguay, yang sebelumnya kalah 4-0 dari Amerika Serikat dalam pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.

Insiden kartu merah Almiron telah memicu debat di kalangan pelatih dan pemain tentang aturan baru FIFA tersebut. Beberapa pelatih mengatakan bahwa aturan tersebut terlalu ketat dan dapat menghilangkan unsur kompetisi di lapangan, sementara yang lain mengatakan bahwa aturan tersebut diperlukan untuk menjaga sportivitas dan menghilangkan perilaku tidak sopan.

🔖 Baca juga:
Borussia Dortmund Torehkan Kemenangan Thriller atas Eintracht Frankfurt di Bundesliga

Dalam sebuah wawancara, Alfaro mengatakan bahwa aturan baru tersebut dapat menghilangkan unsur kompetisi di lapangan dan membuat pemain lebih berhati-hati dalam berbicara. Namun, dia juga mengatakan bahwa aturan tersebut diperlukan untuk menjaga sportivitas dan menghilangkan perilaku tidak sopan.

Insiden kartu merah Almiron telah menjadi topik perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola dan telah memicu debat tentang aturan baru FIFA tersebut. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa Piala Dunia 2026 telah mencatat sejarah baru dan telah membuktikan bahwa aturan baru tersebut dapat diterapkan dengan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *