GemaWarta – 27 Juni 2026 | Polri kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran di lingkungan kepolisian. Sebanyak 1.121 personel mendapat penempatan baru melalui tujuh surat telegram yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 personel mengisi jabatan sebagai kapolres, kapolresta, dan kapolrestro di berbagai wilayah Indonesia.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier di lingkungan Polri. "Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Trunoyudo.
Beberapa pejabat yang mendapat jabatan baru sebagai kapolres antara lain AKBP Ade Papa Rihi sebagai Kapolres Tasikmalaya, AKBP Jonathan David Harianthono sebagai Kapolres Salatiga, dan Kombes Putu Kholis Aryana sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota. Selain itu, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno dipercaya menjadi Kapolresta Malang Kota. AKBP Febri Nurzam ditunjuk sebagai Kapolres Purwakarta.
Rotasi tersebut juga menyentuh sejumlah daerah lain seperti Aceh, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, hingga Jawa Tengah. Polri menyatakan rotasi jabatan dilakukan untuk memperkuat organisasi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari penyegaran serta peningkatan kinerja di seluruh jajaran kepolisian.
Sementara itu, Pemkot Surabaya juga melakukan mutasi besar-besaran dengan merotasi 57 pejabat. Kasatpol PP Surabaya Achmad Zaini dimutasi menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda), sehingga kursi Kasatpol PP kini resmi kosong. Mutasi tersebut menjadi bagian dari penyegaran birokrasi yang diklaim berbasis evaluasi kinerja dan sistem merit.
Di Polda Kalteng, ada enam pejabat utama dan lima Kapolres jajaran Polda Kalteng yang mengalami pergantian. Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat membenarkan, di dalam mutasi kali ini ada enam pejabat utama dan lima Kapolres jajaran Polda Kalteng yang mengalami pergantian.
Di Polda Sulawesi Tenggara, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atau Kabidpropam Polda Sultra juga berganti dalam mutasi Polri terbaru. Jabatan yang sebelumnya dijabat Kombes Eko Tjahyo Untoro akan digantikan oleh AKBP Erick Budi Santoso.
Dalam mutasi ini, Polri menyatakan bahwa rotasi jabatan dilakukan untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kinerja di seluruh jajaran kepolisian. Dengan demikian, diharapkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
Kesimpulan, mutasi Polri terbaru merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme di lingkungan kepolisian. Dengan rotasi jabatan, diharapkan dapat memperkuat organisasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.











