GemaWarta – 02 Juli 2026 | Pertandingan antara Jerman dan Paraguay di Piala Dunia 2026 berakhir dengan kekalahan Jerman melalui adu penalti. Namun, proses menuju kekalahan itu dipenuhi dengan kontroversi, terutama terkait gol Jerman yang dianulir oleh wasit. Pada menit ke-105, Jonathan Tah berhasil menyundul bola ke gawang Paraguay, namun gol tersebut dianulir karena Waldemar Anton diduga melakukan foul terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill.
Ilkay Gundogan, salah satu pemain Jerman, menyatakan kekecewaannya atas keputusan wasit tersebut. Menurutnya, kontak antara Anton dan Gill tidak cukup untuk menggolongkannya sebagai foul. Gundogan juga menyadari bahwa Jerman memiliki kesalahan sendiri karena gagal memastikan kemenangan selama pertandingan.
FIFA telah menerapkan interpretasi yang lebih ketat terhadap kontak fisik saat situasi sepak pojok dan tendangan bebas di Piala Dunia 2026. Pierluigi Collina, kepala wasit FIFA, menjelaskan bahwa wasit telah diinstruksikan untuk memperlakukan kontak fisik yang dilakukan oleh pemain penyerang terhadap kiper lawan dengan lebih ketat.
Julian Nagelsmann, pelatih Jerman, juga mengungkapkan kekecewaannya atas kekalahan timnya. Menurutnya, Jerman tidak lagi menjadi tim kelas satu karena gagal memenangkan pertandingan yang seharusnya bisa mereka menangkan. Nagelsmann juga mengakui bahwa timnya memiliki masalah dalam serangan, terutama karena kurangnya efisiensi dalam menciptakan peluang gol.
Kekalahan Jerman dari Paraguay ini menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Jerman, yang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di dunia, tidak mampu mengatasi Paraguay yang dianggap sebagai tim underdog. Hasil ini juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang masa depan tim Jerman dan kemampuan mereka untuk bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.
Dalam analisis lebih lanjut, kekalahan Jerman juga menunjukkan kurangnya kepemimpinan di lapangan, terutama saat tekanan mencapai puncak. Beberapa pemain Jerman tampaknya kurang siap untuk mengambil tanggung jawab dan memimpin tim mereka menuju kemenangan. Ini menjadi pelajaran berharga bagi Jerman untuk memperkuat mental dan strategi permainan mereka jika ingin sukses di turnamen-turnamen mendatang.
Di akhir pertandingan, Paraguay berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 4-3, setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu. Kekalahan ini tentu menyakitkan bagi Jerman, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk merefleksikan dan memperbaiki diri guna menghadapi tantangan di masa depan.











