GemaWarta – 05 Juli 2026 | Argentina berhasil mengalahkan Cape Verde dengan skor 3-2 dalam pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang digelar di Miami Gardens ini berlangsung ketat hingga babak tambahan waktu. Lionel Messi, kapten timnas Argentina, kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol dan membawa timnya menuju kemenangan.
Sebelum pertandingan ini, Argentina telah melakukan rotasi pemain dalam laga terakhir lawan Yordania. Namun, di laga melawan Cape Verde, mereka kembali menurunkan kekuatan penuh. Cristian Romero di lini belakang, Enzo Fernandez di tengah, dan Lionel Messi di depan menjadi gambaran kekuatan penuh Argentina.
Duel yang menarik dinanti dari laga ini adalah pertarungan antara Lionel Messi dengan Vozinha, kiper Cape Verde. Messi saat ini sudah mengoleksi enam gol di Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Vozinha yang juga mampu menunjukkan aksi-aksi ciamik selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Argentina memang tim favorit juara di Piala Dunia 2026. Mereka berstatus sebagai juara bertahan dan masih diperkuat banyak pemain yang membawa mereka berjaya di Piala Dunia empat tahun lalu. Sedangkan Cape Verde adalah tim debutan di Piala Dunia 2026 ini.
Keberhasilan menahan imbang Spanyol di fase grup hingga akhirnya bisa lolos ke fase knock out membuat Cape Verde dapat sorotan. Cape Verde kemungkinan akan main bertahan di laga ini dan membidik serangan balik untuk mengejutkan Argentina.
Lionel Messi juga mengakui bahwa pressing Argentina buruk dalam pertandingan melawan Cape Verde. Menurutnya, jarak antarlini Argentina terlalu jauh di beberapa momen, sehingga membuat lawan lebih leluasa menguasai bola.
Argentina akan menghadapi Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Selasa, 7 Juli 2026.
Kemenangan Argentina atas Cape Verde juga membuat Lionel Messi menyamai rekor berusia 64 tahun. Ia menjadi pemain keempat dalam sejarah yang mampu mencetak gol pada lima pertandingan babak gugur Piala Dunia secara beruntun.
Dalam pertandingan ini, Cristian Romero juga menjadi perhatian karena melakukan dua pelanggaran keras, namun tidak mendapatkan kartu merah. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan Argentina, namun Cape Verde berhak tersingkir dengan kepala tegak karena telah memberikan perlawanan sengit kepada Tim Tango.











