OLAHRAGA

Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Kontroversi Kartu Merah Song Ui-young

×

Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Kontroversi Kartu Merah Song Ui-young

Share this article
Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Kontroversi Kartu Merah Song Ui-young
Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Kontroversi Kartu Merah Song Ui-young

GemaWarta – 09 Agustus 2026 | Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Hasil ini membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen Grup A dengan tujuh poin, sedangkan Singapura melaju ke semifinal sebagai runner-up dengan delapan poin.

Kontroversi muncul ketika wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri memberikan kartu kuning kepada Song Ui-young, yang sebelumnya telah menerima kartu kuning. Keputusan ini sempat membuat Song Ui-young mendapatkan kartu merah, namun setelah mendapat rekomendasi dari Video Assistant Referee (VAR), wasit membatalkan kartu kuning untuk kedua pemain.

🔖 Baca juga:
Timnas Indonesia Siap Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Keputusan ini membuat suporter Indonesia kecewa dan melontarkan kritik kepada wasit dan Song Ui-young. Banyak suporter yang merasa bahwa keputusan wasit telah mempengaruhi hasil pertandingan. Thom Haye, pemain Timnas Indonesia, juga menyebut-nyebut wasit setelah pertandingan.

Kartu merah yang dibatalkan untuk Song Ui-young menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut. Banyak yang merasa bahwa keputusan wasit telah salah dan bahwa Song Ui-young seharusnya mendapatkan kartu merah. Kontroversi ini membuat pertandingan menjadi lebih dramatis dan membuat suporter Indonesia kecewa.

🔖 Baca juga:
Oman vs Mozambik: Timnas Indonesia Tampil Memukau di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia telah gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 untuk kedua kali secara beruntun. Ini menjadi kekecewaan besar bagi suporter Indonesia yang telah mendukung timnas dengan sepenuh hati.

Dalam 30 tahun gelaran Piala AFF, Timnas Indonesia telah memiliki 11 pelatih dan telah menjadi runner-up enam kali. Namun, timnas belum pernah menjadi juara dalam turnamen ini. Ini menjadi tantangan besar bagi timnas Indonesia untuk meningkatkan performa dan menjadi juara dalam turnamen ini.

🔖 Baca juga:
Ricky Kambuaya Tidak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ezra Walian Kapteni Indonesia All Star

Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Timnas Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan untuk meningkatkan performa dan menjadi tim yang kuat. Kontroversi kartu merah Song Ui-young menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini dan membuat suporter Indonesia kecewa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *