GemaWarta – 26 April 2026 | Anne Hathaway kembali menjadi sorotan internasional ketika ia menerima hadiah Al‑Qur’an dari seorang penggemar pada acara premier film The Devil Wears Prada 2 di London pada 22 April 2026. Insiden tersebut terjadi sesaat setelah klip video yang memperlihatkan aktris asal Amerika Serikat mengucapkan kata “InsyaAllah” dalam sebuah wawancara menjadi viral di media sosial. Momen itu menimbulkan gelombang komentar luas, mulai dari rasa takjub hingga spekulasi mengenai kedekatan sang aktris dengan nilai‑nilai spiritual Islam.
Acara premier di London, yang digelar oleh tim promosi global film tersebut, dihadiri oleh ratusan wartawan, selebriti, serta ribuan penggemar yang menantikan kembalinya karakter ikonik Andy Sachs, yang diperankan Hathaway. Saat berinteraksi dengan penonton, seorang penggemar pria mengucapkan “InsyaAllah” sebagai harapan baik terhadap karier sang aktris. Hathaway menjawab dengan senyum ramah, lalu menerima Al‑Qur’an yang diberikan dengan penuh hormat. “Terima kasih banyak ya, kamu baik banget,” ujar ia dalam bahasa Indonesia yang lugas.
Reaksi publik tidak terelakkan. Video pemberian Al‑Qur’an tersebar cepat di platform seperti TikTok, Instagram, dan X, menimbulkan ribuan komentar. Banyak netizen mengapresiasi sikap terbuka Hathaway, sementara sebagian lainnya menanyakan apakah ucapan tersebut mencerminkan perubahan keyakinan pribadi. Beberapa pakar bahasa menyoroti bahwa frasa “InsyaAllah” kini telah menjadi bagian dari kosakata global, melampaui batasan agama dan budaya, serupa dengan istilah “karma” atau “ok”.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan majalah People, Hathaway membahas proses penuaan di Hollywood serta tantangan menjadi ibu dua anak. Ia menegaskan bahwa meski dibesarkan dalam tradisi Katolik Roma, ia lebih mengidentifikasi diri sebagai pribadi yang spiritual, bukan religius. “Saya akhirnya menghargai ketenangan. Saya tidak lagi terbawa oleh pasang surut emosi seperti dulu, dan mendekati setiap dekade dengan rasa ingin tahu daripada rasa takut,” ujarnya. “Saya ingin memiliki umur panjang dan sehat. InsyaAllah, saya harap begitu,” tambahnya, menegaskan kembali penggunaan frasa yang kini menjadi ikon dalam percakapan sehari‑hari.
Film The Devil Wears Prada 2 sendiri menampilkan kembali bintang legendaris Meryl Streep, Emily Blunt, dan Stanley Tucci, serta menambah bumbu baru dengan kembalinya karakter Andy Sachs. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 April 2026, menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diprediksi akan menarik penonton yang penasaran dengan kelanjutan kisah fashion dunia. Industri perfilman menilai bahwa momentum viral Hathaway dapat meningkatkan eksposur film di pasar Asia, khususnya di Indonesia, yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Secara sosial‑kultural, fenomena ini menegaskan dinamika globalisasi bahasa. Istilah‑istilah religius kini merambah ke ruang publik lintas budaya, menciptakan “bahasa hybrid” yang memudahkan interaksi antar‑komunitas. Penggunaan “InsyaAllah” oleh figur non‑Muslim seperti Hathaway menandakan penerimaan istilah tersebut sebagai bentuk harapan universal, bukan sekadar ungkapan keagamaan. Hal ini membuka peluang diskusi tentang toleransi, adaptasi budaya, dan peran media dalam menyebarkan simbol‑simbol lintas agama.
Kesimpulannya, peristiwa penerimaan Al‑Qur’an oleh Anne Hathaway bukan sekadar momen viral semata, melainkan cermin perubahan lanskap budaya pop yang semakin inklusif. Kejadian ini memperkuat citra Hathaway sebagai aktris yang tidak hanya mengandalkan talenta akting, tetapi juga kemampuan berinteraksi dengan audiens secara humanis. Dengan dukungan promosi film yang kuat dan respons positif publik, diperkirakan The Devil Wears Prada 2 akan menjadi salah satu tayangan paling ditunggu pada kuartal pertama 2026.











