GemaWarta – 12 Agustus 2026 | Davy Klaassen, kapten Ajax, melontarkan sindiran bahwa PEC Zwolle lebih kuat daripada Vojvodina dan Shelbourne, lawan-lawan Ajax pada babak kualifikasi Liga Konferensi.
Setelah mengalahkan PEC Zwolle dengan skor 0-2, Klaassen mengakui bahwa timnya tidak bermain sebaik yang diinginkan. “Hari ini kami tidak bermain sebaik yang kami inginkan,” katanya. “Terlalu minim kejutan dalam permainan kami. Hari ini, sama seperti pekan lalu, kami lolos dari situasi itu. Tetapi ini bukan seperti yang kami inginkan.”
Klaassen juga mengakui bahwa kartu merah Sherell Floranus membantu para pemain Ajax melewati titik sulit. “Permainan hari ini jelas memang lebih buruk dibandingkan banyak pertandingan yang sudah kami mainkan sebelumnya,” katanya.
Dalam pertandingan melawan Shelbourne, Ajax memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Mika Godts, pemain muda Ajax, menjadi sorotan karena penampilannya yang impresif. Namun, Klaassen tetap fokus pada pertandingan melawan PEC Zwolle dan mengakui bahwa absennya Mika Godts berdampak pada permainan tim.
“Kami kehilangan kedalaman di lapangan. Kami juga membahas itu saat jeda, bahwa kami harus memberi lebih banyak tekanan pada lini terakhir mereka lewat pergerakan tanpa bola. Kami melakukannya dengan lebih baik pada babak kedua,” katanya.
Shelbourne, yang bermain dengan gigih, akhirnya kalah dengan skor 3-1. Namun, mereka tetap menunjukkan semangat dan determinasi hingga akhir pertandingan.
Klaassen dan Ajax akan terus berjuang untuk mencapai kesuksesan di Liga Konferensi, dengan fokus pada pertandingan melawan Shelbourne di leg kedua.
Dengan demikian, Ajax tetap menjadi salah satu tim yang kuat di Eredivisie dan Liga Konferensi, dengan harapan untuk mencapai kesuksesan di musim ini.









