Ekonomi

Harga Pertamax Turun, Pemerintah Siapkan Skema Pembatasan Pembelian Pertalite

×

Harga Pertamax Turun, Pemerintah Siapkan Skema Pembatasan Pembelian Pertalite

Share this article
Harga Pertamax Turun, Pemerintah Siapkan Skema Pembatasan Pembelian Pertalite
Harga Pertamax Turun, Pemerintah Siapkan Skema Pembatasan Pembelian Pertalite

GemaWarta – 13 Agustus 2026 | Pemerintah sedang mempersiapkan skema pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat dari kelompok ekonomi atas atau desil 9 dan 10. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah masih mempelajari sistem pembatasan tersebut bersama PT Pertamina (Persero).

Purbaya berkata, sistem yang dimiliki Pertamina sudah cukup baik dan dinilai siap mendukung penerapan kebijakan tersebut. "Yang desil 9, 10 enggak bisa beli yang bersubsidi. Dia mesti bayar harga Pertamax atau yang lain," kata Purbaya.

🔖 Baca juga:
BI Rate Tetap 5,75 Persen, Apa Dampaknya bagi Perekonomian?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembahasan pembatasan pembelian Pertalite dilakukan untuk memastikan subsidi migas lebih tepat sasaran. Menurut Bahlil, subsidi yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah harus diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Sementara itu, harga BBM Pertamina hari ini, Rabu (12/8/2026), masih mengikuti penyesuaian 1 Agustus. Harga Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green mengalami penurunan di sejumlah wilayah. Harga Dexlite dan Pertamina Dex tetap, sementara Pertalite masih Rp10.000 per liter.

🔖 Baca juga:
Survei SMRC: Elektabilitas PSI 4,1 Persen, Ahmad Ali: Target Kami Menang Besar

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia masih aman hingga akhir 2026 di tengah gejolak geopolitik dan fluktuasi harga energi global. Airlangga mengatakan pemerintah saat ini masih membeli minyak dengan harga rata-rata sekitar 91 dollar AS per barel.

Penurunan harga Pertamax juga membuat biaya perjalanan menggunakan mobil ikut sedikit berkurang. Meski hanya turun Rp 300 per liter, selisihnya tetap terasa ketika kendaraan digunakan untuk menempuh perjalanan jarak jauh.

🔖 Baca juga:
Gaji ke-13 PNS Cair Juni 2026: Berapa Besar dan Siapa yang Tidak Menerima?

Untuk rute Jakarta-Bandung, dengan jarak sekitar 150 kilometer, kebutuhan BBM setiap kendaraan akan berbeda tergantung tingkat konsumsi bahan bakarnya. Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander dapat menjadi gambaran biaya perjalanan memakai mobil keluarga.

Dalam beberapa waktu kedepan, pemerintah akan terus memantau harga minyak dunia dan melakukan penyesuaian harga BBM jika diperlukan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan harga BBM dan melakukan penghematan dalam penggunaan bahan bakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *