GemaWarta – 13 Agustus 2026 | Konflik antara Rusia dan Ukraina semakin memburuk. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, meminta tambahan rudal Patriot dari Amerika Serikat untuk membantu menghadapi serangan rudal Rusia. Zelensky mengatakan bahwa Ukraina saat ini hanya memiliki sekitar 1% dari jumlah rudal Patriot yang dibutuhkan, dan memperoleh 5% dari stok Amerika Serikat saja sudah cukup untuk membantu Ukraina menghadapi serangan selama musim dingin.
Sementara itu, Presiden Rusia, Vladimir Putin, melakukan kunjungan ke pulau-pulau Kuriles, yang juga diklaim oleh Jepang. Ini menimbulkan protes dari Jepang, yang menganggap kunjungan tersebut sebagai tindakan provokatif. Konflik antara Rusia dan Ukraina juga mempengaruhi ekonomi global, dengan harga minyak yang meningkat dan pasokan bahan bakar yang terganggu.
Rusia juga mengancam akan menyita kapal-kapal yang menjual muatan kargo yang disita dari kapal-kapal ‘armada bayangan’ Rusia. Putin mengancam akan melakukan tindakan serupa terhadap negara-negara Eropa yang melakukan pembajakan dan perampokan terhadap kapal-kapal Rusia.
Ukraina juga mengalami kesulitan dalam memperoleh pasokan bensin, sehingga mereka harus mengimpor bensin dari India. Ini menunjukkan bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina memiliki dampak yang luas dan kompleks, tidak hanya di bidang militer dan politik, tetapi juga di bidang ekonomi dan energi.
Konflik ini juga memiliki dampak terhadap keamanan global, dengan ancaman serangan rudal dan pembajakan kapal-kapal. Oleh karena itu, diperlukan upaya diplomatik yang serius untuk menyelesaikan konflik ini dan menghindari eskalasi lebih lanjut.









