OLAHRAGA

Alavés vs Mallorca: Kebangkitan Dramatis yang Mengusir Alavés dari Zona Degradasi

×

Alavés vs Mallorca: Kebangkitan Dramatis yang Mengusir Alavés dari Zona Degradasi

Share this article
Alavés vs Mallorca: Kebangkitan Dramatis yang Mengusir Alavés dari Zona Degradasi
Alavés vs Mallorca: Kebangkitan Dramatis yang Mengusir Alavés dari Zona Degradasi

GemaWarta – 27 April 2026 | Pada Minggu, 25 April 2026, pertandingan La Liga antara Deportivo Alavés dan RCD Mallorca berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 bagi Alavés. Pertarungan yang awalnya tampak menguntungkan bagi tim asuh Martín Demichelis ini berubah drastis di babak kedua berkat aksi gemilang Toni Martínez.

Babak pertama didominasi Mallorca. Jan Virgili membuka skor lewat tembakan brilian yang menembus pertahanan Alavés dan menggiring bola melewati penjaga gawang Leo Román. Meskipun Alavés sempat menciptakan bahaya, mereka terlihat goyah dan tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada. Salah satu kesempatan paling jelas terjadi ketika Nahuel Tenaglia melepaskan overhead kick, namun Román sigap menepis bola.

🔖 Baca juga:
Drama La Liga: Real Madrid Gigit Jari di Santiago Bernabeu, Barcelona Tetap Memimpin

Statistik menunjukkan Mallorca menguasai penguasaan bola lebih dari 55% pada paruh pertama, sementara Alavés hanya mencatat tiga tembakan tepat sasaran. Namun, kegagalan dalam mengeksekusi serangan di lini depan menjadi titik lemah mereka.

Masuk babak kedua, Alavés memperlihatkan perubahan taktik. Toni Martínez, penyerang muda yang sedang naik daun, menjadi katalisator perubahan. Pada menit ke-55, ia menyamakan kedudukan dengan sundulan yang menaklukkan Román. Tak lama kemudian, pada menit ke-71, Martínez menerima umpan terobosan dari Ángel Pérez dan menutup skor dengan tembakan ke sudut kanan bawah, memastikan keunggulan 2-1.

Keberhasilan Martínez bukan hanya sekadar gol, melainkan juga dorongan moral bagi tim. Setelah gol kedua, Alavés menekan terus-menerus, menciptakan beberapa peluang lagi, termasuk tembakan keras dari Jan Virgili yang sayangnya meleset tipis ke tiang gawang.

🔖 Baca juga:
Lamine Yamal Terancam Absen di Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Risiko Paksa Pulih Cepat, dan Kontroversi Profesionalisme

Dampak kemenangan ini signifikan bagi klasemen. Alavés melompat keluar zona degradasi, sementara Sevilla terdorong kembali ke zona bahaya. Sementara itu, Mallorca tetap berada dalam ancaman tergelincir lebih jauh, tergantung pada hasil pertandingan lain pada pekan ini.

Pelatih Martín Demichelis, yang sebelumnya menilai timnya dalam kondisi rapuh, menyatakan kepuasan atas kebangkitan mental pemain. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan penyelesaian akhir yang lebih tajam di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Di sisi lain, manajer Mallorca, yang belum disebutkan namanya, harus mengevaluasi strategi pertahanan setelah kebobolan dua gol di babak kedua. Jan Virgili tetap menjadi ancaman di sayap kanan, namun perlu dukungan lebih dari lini tengah untuk mengontrol permainan.

🔖 Baca juga:
Barcelona Siapkan Serangan Ganda: Getafe di Depan, Bastoni Target Transfer Utama Musim Panas

Statistik akhir menunjukkan Alavés mencatat 8 tembakan, dengan 4 di antaranya mengarah ke gawang, sementara Mallorca hanya mencatat 5 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Kedua tim menunjukkan tingkat kepemilikan bola yang seimbang, namun efektivitas di depan gawang menjadi pembeda utama.

Dengan hasil ini, Alavés mengumpulkan total 31 poin, menempatkan mereka pada posisi 16 klasemen, selamat dari zona degradasi. Sementara Mallorca berakhir dengan 30 poin, berada di posisi 18, masih berisiko tergelincir jika tidak memperbaiki performa di sisa musim.

Pertandingan Alavés vs Mallorca ini menjadi bukti bahwa dalam sepakbola, satu perubahan taktik dan keberanian seorang penyerang dapat mengubah nasib sebuah tim dalam hitungan menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *