GemaWarta – 15 April 2026 | Caykur Rizespor kembali memperlihatkan kebangkitan impresif di Liga Turki setelah dua laga berurutan yang mengangkat posisi mereka dari zona tengah ke zona kompetitif papan tengah atas. Pada 13 April 2026, Rizespor menumbangkan Gaziantep FK dengan skor 2-1 di kandang, sementara hanya empat hari sebelumnya, pada 9 April, mereka mengalahkan Samsunspor 4-1 di Çaykur Didi Stadyumu. Kedua hasil tersebut menandai lonjakan signifikan dalam performa tim, yang kini berada di peringkat kedelapan klasemen.
Pertandingan melawan Gaziantep FK dimulai dengan tekanan tinggi dari tuan rumah. Pada menit ke-23, Mohamed Bayo membuka skor untuk Gaziantep lewat tendangan rendah setelah tendangan sudut. Namun, pertahanan Rizespor yang dipimpin kiper Yahia Fofana berhasil menahan serangan lanjutan, dengan lima penyelamatan penting termasuk menepis tembakan Alexandru Maxim dan Drissa Camara.
Perubahan taktik oleh pelatih Halil Dervişoğlu pada menit ke-65 membawa perubahan alur permainan. Setelah serangkaian serangan cepat, Qazim Laci mengirimkan umpan silang yang dimanfaatkan Valentin Mihaila, yang menempatkan bola ke sudut bawah kiri gawang pada menit ke-79. Dua menit kemudian, Ali Sowe menutup peluang dengan gol mudah dari jarak dekat, memastikan kemenangan 2-1 bagi Rizespor. Tim mencatat 24 tembakan dengan penguasaan bola 60,5%, mengungguli Gaziantep yang hanya menghasilkan 10 tembakan.
Hasil kemenangan ini mengangkat Rizespor dari posisi ke-12 ke peringkat kedelapan, memberi mereka ruang bernapas menjelang pertemuan berikutnya melawan raksasa domestik Fenerbahçe. Kemenangan ini juga menegaskan efektivitas strategi ofensif Dervişoğlu yang mengandalkan transisi cepat dan pemanfaatan sayap.
Sebentar sebelum laga melawan Gaziantep, Rizespor telah mencatat kemenangan telak 4-1 atas Samsunspor pada 9 April. Pada menit ke-39, Loide Augusto membuka skor setelah menerima umpan dari Ali Sowe, mengirimkan tendangan kanan yang menancap ke sudut bawah kiri gawang. Empat menit kemudian, Attila Mocsi menambah keunggulan lewat gol dalam kotak penalti yang kemudian divalidasi oleh VAR.
Menjelang akhir babak pertama, Qazim Laci memperluas selisih menjadi tiga gol setelah memanfaatkan umpan dari Casper Hojer pada menit ke-45+3. Setelah jeda, Augusto kembali menjadi pencetak gol pada menit ke-50, menyelesaikan serangan balik cepat hasil umpan terobosan Laci. Tim tamu, Samsunspor, berusaha bangkit dengan serangan balik, namun Yahia Fofana kembali menjadi pahlawan dengan tiga penyelamatan penting, menjaga keunggulan Rizespor.
Kemenangan ini mengangkat Rizespor dari peringkat ke-12 ke peringkat kesepuluh, menegaskan kemampuan tim untuk mengubah hasil dalam waktu singkat. Dengan dua kemenangan berurutan, Rizespor menunjukkan konsistensi yang selama ini kurang terlihat, terutama dalam memanfaatkan peluang dan menahan tekanan lawan.
Statistik kedua pertandingan menyoroti peran penting Ali Sowe, yang tidak hanya berkontribusi dalam assist namun juga mencetak gol krusial. Sowe mencatat dua gol penting dalam dua laga, menegaskan dirinya sebagai penyerang utama tim. Di sisi lain, Yahia Fofana tampil impresif di bawah mistar gawang dengan total delapan penyelamatan dalam dua pertandingan, menambah kepercayaan diri lini pertahanan.
Keberhasilan Rizespor ini datang pada fase krusial musim 2025/2026, di mana persaingan untuk tempat masuk zona Eropa semakin ketat. Dengan jadwal menghadapi Fenerbahçe dalam pertandingan selanjutnya, Rizespor harus mempertahankan momentum dan mengoptimalkan taktik yang telah terbukti efektif.
Secara keseluruhan, dua kemenangan dramatis ini menandai fase kebangkitan Caykur Rizespor di Liga Turki. Jika tim dapat mempertahankan konsistensi serta mengatasi tantangan dari tim-tim papan atas, mereka memiliki peluang realistis untuk bersaing hingga akhir musim dan bahkan berpotensi meraih tempat masuk kompetisi Eropa.











