GemaWarta – 05 Mei 2026 | AS Roma mengukir kemenangan meyakinkan atas Fiorentina dalam laga Serie A pekan ke-29 yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, pada Minggu (4/5). Skor akhir 3-0 menegaskan kembali ambisi Giallorossi untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Sejak awal pertandingan, Roma menguasai ritme permainan. Pada menit ke-12, Lorenzo Pellegrini membuka keunggulan dengan tembakan jarak jauh yang menaklukkan kiper Fiorentina. Gol pertama tersebut memicu gelombang serangan Roma, yang semakin menekan pertahanan Fiorentina yang masih mencari keseimbangan.
Gol kedua datang pada menit ke-31 melalui serangan balik cepat. Bryan Cristante menerima umpan pendek dari Nicolo Zaniolo, kemudian menelakkan dua bek dan mengeksekusi tendangan voli ke sudut atas gawang, menambah keunggulan Roma menjadi 2-0.
Fiorentina mencoba bangkit dengan menambah tekanan di lini tengah, namun kesalahan defensif membuka peluang bagi Roma. Pada menit ke-58, Tammy Abraham menambah angka di papan skor setelah menerima umpan silang dari Leonardo Spinazzola. Gol ketiga tersebut mengukuhkan dominasi Roma sepanjang laga.
Statistik pertandingan mencerminkan perbedaan kualitas. Roma mencatat kepemilikan bola 58%, dengan 18 tembakan (10 tepat sasaran) dibandingkan Fiorentina yang hanya memiliki 7 tembakan (2 tepat sasaran). Selain itu, Roma berhasil melakukan 5 serangan berbahaya, sementara Fiorentina hanya 2.
Berikut rangkuman poin penting dalam bentuk tabel:
| Aspek | AS Roma | Fiorentina |
|---|---|---|
| Kepemilikan Bola | 58% | 42% |
| Tembakan | 18 (10 tepat sasaran) | 7 (2 tepat sasaran) |
| Serangan Berbahaya | 5 | 2 |
| Gol | 3 | 0 |
Hasil ini menempatkan AS Roma pada posisi ketiga klasemen Serie A dengan 64 poin, hanya terpisah tiga poin dari pemuncak Juventus. Sementara Fiorentina tetap berada di posisi tengah klasemen dengan 45 poin, harus berjuang mengamankan tempat di kompetisi Eropa.
Pelatih Jose Mourinho menilai penampilan timnya sebagai bukti kerja keras dan konsistensi taktik. “Kami mengeksekusi rencana dengan sempurna, terutama dalam transisi cepat dan penyerangan set‑piece,” ujarnya di ruang ganti. Di sisi lain, Vincenzo Italiano, pelatih Fiorentina, mengakui bahwa timnya belum mampu mengatasi tekanan awal dan harus memperbaiki pertahanan di laga-laga mendatang.
Dengan tiga poin tambahan, Roma semakin dekat menutup celah dengan Juventus. Jika tetap konsisten, Giallorossi berpeluang mengamankan tiket Liga Champions tanpa harus mengandalkan hasil akhir pekan ini. Sementara itu, Fiorentina harus mengejar poin di sisa pertandingan untuk menjaga peluang masuk kompetisi Eropa.
Ke depan, Roma dijadwalkan melawan AC Milan dalam laga krusial pekan berikutnya, sementara Fiorentina akan menghadapi Lazio. Kedua tim tentu akan berupaya maksimal untuk memperbaiki posisi masing‑masing di klasemen Serie A.











