GemaWarta – 11 Mei 2026 | PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru senilai Rp4,72 triliun pada kuartal I 2026, naik 131,5 persen year on year (yoy). Pertumbuhan kontrak baru ini menandakan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah persaingan industri konstruksi yang ketat.
PT Adhi Karya merupakan salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia, dengan pengalaman lebih dari 50 tahun dalam mengerjakan berbagai proyek infrastruktur, gedung, dan industri. Perusahaan ini terus memperluas jaringan bisnisnya, baik di dalam negeri maupun luar negeri, untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi.
Di sisi lain, PT Chandra Asri Pacific Tbk melaporkan bahwa pembangunan Pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) telah mencapai 66 persen. Pabrik ini ditargetkan untuk beroperasi pada 2027 dan akan mengurangi ketergantungan impor bahan kimia dasar nasional. Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan potensi devisa melalui ekspor produk EDC.
Pembangunan Pabrik CA-EDC merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diprioritaskan oleh pemerintah. Proyek ini diharapkan dapat mendukung hilirisasi industri kimia nasional, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan demikian, proyek ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
PT Adhi Karya dan PT Chandra Asri Pacific Tbk merupakan contoh perusahaan yang terus berinovasi dan berinvestasi untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Dengan kemampuan dan pengalaman yang mereka miliki, perusahaan-perusahaan ini dapat terus mempertahankan posisi mereka sebagai pemain utama di industri masing-masing.









