Bisnis

Harga Emas Turun, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?

×

Harga Emas Turun, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?

Share this article
Harga Emas Turun, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?
Harga Emas Turun, Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas?

GemaWarta – 12 Mei 2026 | Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada Senin, 11 Mei 2026, setelah mencatatkan kenaikan mingguan. Penurunan ini terjadi karena melonjaknya harga minyak dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS), sehingga mengurangi daya tarik emas batangan menyusul penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian.

Mengutip Investing.com, harga emas spot sebagai harga pasar emas dunia saat ini, turun 0,8 persen menjadi USD4.677,82 per troy ons. Sementara harga emas berjangka AS sebagai patokan harga emas dunia untuk kontrak beli atau jual emas di masa depan, juga turun 0,8 persen menjadi USD4.694,34 per troy ons.

🔖 Baca juga:
Cadiz di Pusaran Krisis: Dari Laga LaLiga 2 hingga Ancaman Penarikan Pasukan AS

Harga emas tercatat sempat naik lebih dari dua persen pada pekan lalu di tengah harapan akan kesepakatan perdamaian AS-Iran. Namun, kebuntuan terbaru ini kembali membangkitkan kekhawatiran negosiasi dapat gagal.

Usulan balasan Iran dilaporkan menyerukan pencabutan sanksi, jaminan keamanan, dan pengakuan hak Teheran untuk mempertahankan sebagian dari program nuklirnya. Sementara usulan AS menuntut pembatasan pengayaan uranium dan pengawasan internasional yang lebih ketat.

Perhatian investor kini beralih ke data inflasi AS yang akan datang dan kunjungan Trump ke Tiongkok pada akhir pekan ini, di mana diskusi dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping diperkirakan akan mencakup Iran, perdagangan, dan keamanan energi global.

🔖 Baca juga:
Kapal Tanker China Tembus Blokade AS di Selat Hormuz: Implikasi Geopolitik dan Pasokan Energi Global

Adapun, di antara logam mulia lainnya, harga perak turun 0,7 persen menjadi USD79,76 per ons. Sementara harga platinum turun sebanyak 1,3 persen menjadi USD2.031,60 per ons.

Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memprediksi harga logam mulia bahkan bisa menembus level Rp 2,9 juta per gram apabila ketegangan di Timur Tengah dan Eropa Timur terus meningkat.

Harga emas Antam turun Rp 20.000 per gram, sehingga kini dibanderol Rp 2.819.000 untuk pecahan 1 gram. Penurunan ini juga terjadi pada harga buyback atau harga yang diterima konsumen ketika menjual kembali emas ke Antam.

🔖 Baca juga:
Ribuan Demonstran di Demo Kedubes AS Jakarta Dukung Seruan Paus Leo XIV Hentikan Perang Iran

Kesimpulan, harga emas turun dalam perdagangan Asia pada Senin, 11 Mei 2026, karena melonjaknya harga minyak dan penguatan dolar Amerika Serikat. Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah dan Eropa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *