GemaWarta – 15 Mei 2026 | PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menegaskan bahwa kondisi bisnis dan arah strategis perusahaan tetap solid meski pasar global dan komposisi indeks pasar modal internasional sedang bergejolak. Hal ini dikarenakan perubahan indeks global merupakan hal wajar dalam dinamika pasar modal internasional.
Faktor seperti struktur pasar, aksesibilitas, likuiditas, dan evaluasi berkala menjadi penyebabnya. Antam memandang dinamika pasar sebagai bagian dari mekanisme pasar modal global yang wajar. Perseroan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat operational excellence, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang.
Antam juga memastikan strategi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional berjalan sesuai rencana. Proyek strategis, termasuk rantai pasok baterai kendaraan listrik berbasis nikel, terus dikebut.
Selain itu, harga emas Antam pada Kamis, 14 Mei 2026, dibanderol seharga Rp 2.839.000 per gram. Harga buyback emas Antam juga stabil, yaitu Rp 2.656.000 per gram. Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.
Kesimpulan, Antam tetap fokus pada penciptaan value jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan berstandar internasional. Hal ini menunjukkan bahwa Antam siap menghadapi tantangan di pasar global dan tetap berkomitmen pada keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang.









