GemaWarta – 15 Mei 2026 | Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda masih terlibat dalam persaingan sengit untuk memperebutkan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Kedua tim sama-sama mengoleksi 75 poin, namun Persib masih unggul di papan atas klasemen berkat keunggulan head-to-head.
Di papan tengah, beberapa tim seperti Malut United, Persebaya Surabaya, dan Bhayangkara FC masih bersaing untuk mengamankan posisi terbaik demi tiket kompetisi Asia musim depan. Sementara itu, pertarungan zona degradasi juga berlangsung ketat, dengan Semen Padang dan PSBS Biak sudah dipastikan turun kasta.
Persebaya Surabaya sendiri memfokuskan kekuatan mental untuk mencuri poin penuh saat bertamu ke markas Semen Padang. Laga ini menjadi ujian konsistensi Bajul Ijo di tengah himpitan jadwal kompetisi yang sangat padat. Pelatih Bernardo Tavares mewaspadai motivasi berlebih Semen Padang yang bermain tanpa beban usai terdegradasi.
Persebaya juga baru saja mengantongi lisensi klub dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk musim 2025/2026. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 008/CLC-LIB/V/2025 yang dikeluarkan oleh Club Licensing Committee. Dengan lisensi ini, Persebaya masih memiliki harapan untuk berlaga di kompetisi antarklub Asia musim depan.
Kesimpulan dari persaingan sengit ini adalah bahwa Persib Bandung dan Borneo FC masih terus bersaing untuk merebut gelar juara BRI Super League. Sementara itu, Persebaya Surabaya masih memiliki harapan untuk berlaga di kompetisi Asia musim depan dengan mengantongi lisensi klub AFC.











