Bisnis

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Bagi Dividen Jumbo US$450 Juta

×

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Bagi Dividen Jumbo US$450 Juta

Share this article
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Bagi Dividen Jumbo US$450 Juta
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Bagi Dividen Jumbo US$450 Juta

GemaWarta – 24 Mei 2026 | PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mengumumkan pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat, 22 Juni 2026. Pemegang saham AADI menyepakati pembagian total dividen tahun buku 2025 sebesar US$450 juta atau setara 59% dari laba bersih.

Dividen final yang dibagikan sebesar US$0,026/saham, setara Rp453/saham dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS di Rp17.654/lembar. Jumlah tersebut mengindikasikan yield dividen final sekitar 5,5% per hari ini.

🔖 Baca juga:
Laba Bersih Bank Danamon Melejit 35% di Kuartal I, Capai Rp 1,1 Triliun – Sinyal Positif untuk Sektor Perbankan

Sebelumnya, AADI telah membagikan dividen interim sebesar Rp538/saham pada November 2025. Menurut laporan tahunannya, AADI menyampaikan tidak mengadopsi kebijakan dividen tertentu, namun manajemen akan menilai kemampuan perusahaan untuk membayarkan dividen di setiap periode laporan dan RUPST akan memutuskan nilai dividen final.

AADI akan menentukan pembayaran dividen dalam dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang fungsional perusahaan, dan membayar dalam rupiah. Konversi mata uang didasarkan pada nilai tukar pada tanggal pencatatan.

Dalam laporan tahunannya, AADI juga menyampaikan bahwa perusahaan membayarkan dividen interim sebesar US$250 juta pada tanggal 27 November 2025. Dengan demikian, masih ada dividen yang akan dibagikan AADI senilai US$200 juta atau sekitar Rp3,53 triliun.

🔖 Baca juga:
GBK Raup Pendapatan Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Angka ini masih asumsi karena AADI belum mengumumkan nilai tukar rupiah untuk dividen. AADI juga menuturkan menurut anggaran dasar perseroan, dividen hanya dapat dibayarkan sesuai dengan kemampuan keuangan AADI, berdasarkan keputusan yang diambil dalam RUPS.

Adapun sepanjang 2025, emiten terafiliasi Garibaldi Thohir itu mencatatkan laba bersih sebesar US$760 juta, turun 36% secara tahunan dari US$1,21 miliar. Sementara itu, pendapatan AADI turun 7,7% secara tahunan menjadi US$4,91 miliar dari sebelumnya US$5,31 miliar.

Sebagai informasi, AADI memiliki saldo laba yang belum dicadangkan sebesar US$758,5 juta sampai akhir tahun 2025, naik dibandingkan tahun 2024 yang sebesar US$394,8 juta.

🔖 Baca juga:
Dividen Saham: Bajaj Auto, Adaro, dan Agung Podomoro Bagikan Dividen

Kesimpulan dari pembagian dividen ini menunjukkan bahwa AADI berkomitmen untuk membagikan hasilnya kepada pemegang saham. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mempertahankan posisi perusahaan di pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *