OLAHRAGA

Drama di Super Rugby Pacific: Tanielu Tele’a dan Blues Tahan Serangan Akhir Highlanders

×

Drama di Super Rugby Pacific: Tanielu Tele’a dan Blues Tahan Serangan Akhir Highlanders

Share this article
Drama di Super Rugby Pacific: Tanielu Tele'a dan Blues Tahan Serangan Akhir Highlanders
Drama di Super Rugby Pacific: Tanielu Tele'a dan Blues Tahan Serangan Akhir Highlanders

GemaWarta – 18 April 2026 | Pertandingan antara Blues dan Highlanders pada putaran ke-10 Super Rugby Pacific di Auckland menjadi sorotan utama pecinta rugby setelah menyuguhkan aksi menegangkan hingga detik‑menit terakhir. Dengan skor akhir 47-40, Blues berhasil menahan serangan terakhir Highlanders yang dipimpin oleh winger berkecepatan tinggi, Tanielu Tele’a, yang mencetak dua try penting dalam laga tersebut.

Sejak peluit pertama, Highlanders langsung menekan dengan memanfaatkan line‑out yang kurang rapi. Halfback Adam Lennox berhasil meraih bola longgar dan melancarkan serangan yang berujung pada try pertama mereka, menembus pertahanan Blues yang masih mencari ritme. Blues membalas dengan tiga try beruntun, termasuk debut Hoskins Sotutu dan Anton Segner, yang menegaskan dominasi mereka di babak pertama.

🔖 Baca juga:
Braga Bangkit di La Cartuja, Real Betis Tersingkir dari Europa League Setelah Drama 4-2

Namun, sorotan utama beralih pada Tanielu Tele’a saat ia menorehkan try kedua di pertengahan babak pertama. Setelah menembus lini Blues, Tele’a menampilkan kecepatan luar biasa dengan berlari sejauh 60 meter, melampaui lini pertahanan Blues dan menyentuh tanah di sudut lapangan. Sayangnya, aksi spektakuler itu harus berakhir lebih awal ketika Tele’a dan centre-nya, Caleb Tangitau, ditumpangi dengan high tackle oleh Zarn Sullivan, memaksa keduanya keluar lapangan.

Babak kedua kembali menunjukkan ketangguhan Blues. Bradley Slater dan Segner menambah poin dengan dua try tambahan, sementara Cole Forbes menampilkan dribbling mengesankan, mengelak dari beberapa tackler Highlanders. Namun, Highlanders tak menyerah. Pengganti Finn Hurley memanfaatkan pass long Blues untuk menciptakan peluang, dan debutan Xavier Tito‑Harris serta Ben Ake menambah tekanan pada pertahanan biru.

Puncak drama muncul pada menit-menit akhir ketika Tele’a kembali menambah skor dengan try keduanya, memperkecil selisih menjadi tujuh poin. Namun, sebuah knock‑on kritis dari Highlanders menghentikan harapan mereka untuk menyamakan kedudukan dalam waktu singkat.

🔖 Baca juga:
Semifinal Liga Champions 2025/2026: Duel Raksasa Bayern vs PSG dan Arsenal vs Atletico Madrid Memanas
  • Try pertama Highlanders: Adam Lennox (30′)
  • Try Blues beruntun: Hoskins Sotutu, Anton Segner, Sam Darry (35’‑45′)
  • Try pertama Tele’a: 55′
  • Try kedua Tele’a: 78′
  • Knock‑on akhir Highlanders: 82′

Komentar dari pelatih Highlanders, Jamie Joseph, menambah bumbu kontroversial setelah keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah pada tackle tinggi terhadap Tele’a dan Tangitau. “Jika itu bukan kartu merah, apa itu?” ujar Joseph, menyoroti pentingnya penegakan aturan keselamatan dalam rugby modern.

Di luar lapangan, pertandingan ini juga menjadi sorotan dalam dunia siaran televisi (tele). Dengan liputan langsung melalui kanal olahraga utama di Selandia Baru, penonton menikmati analisis taktik secara real‑time, termasuk replay detail tentang tackle yang menimbulkan perdebatan. Kualitas siaran tersebut menunjukkan peran penting media televisi dalam menyajikan detail teknis dan emosional bagi penggemar.

Secara keseluruhan, kemenangan Blues mempertahankan posisi mereka di urutan kedua klasemen, sementara Highlanders harus menilai kembali strategi pertahanan mereka, khususnya dalam mengatasi kecepatan pemain seperti Tele’a. Pertandingan ini menegaskan bahwa dalam Super Rugby Pacific, setiap detik dan setiap keputusan wasit dapat menentukan hasil akhir.

🔖 Baca juga:
AFC Perluas ACL Elite Jadi 32 Tim: Peluang Besar Persib Bandung Menembus Panggung Asia

Ke depan, Blues akan menghadapi Hurricanes dalam pertandingan berikutnya, sementara Highlanders berupaya bangkit melawan Crusaders. Kedua tim diprediksi akan terus memperlihatkan kualitas permainan tinggi, sekaligus menambah drama yang membuat penggemar rugby tidak sabar menantikan babak selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *