GemaWarta – 02 Juni 2026 | Di dunia sepak bola, nama Jay Idzes kini semakin dikenal luas, terutama setelah dirinya berhasil menempati posisi keempat sebagai bek termahal di Asia. Pemain tim nasional Indonesia ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam karirnya, terutama setelah bergabung dengan klub Sassuolo di Italia.
Menurut data Transfermarkt, nilai pasar Jay Idzes telah melonjak sangat tajam, mencapai Rp243,4 miliar, yang berarti kenaikan sebesar Rp113,1 miliar atau 87 persen dalam satu musim terakhir. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan bagi Jay Idzes, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi sepak bola Indonesia.
Sementara itu, di kancah internasional, tim nasional Canada juga sedang dalam persiapan menghadapi Piala Dunia 2026. Mereka baru saja mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-0 dalam sebuah pertandingan persahabatan. Dua gol Canada dicetak oleh Jonathan Osorio dan Jayden Nelson, yang juga mendapat bantuan dari Tani Oluwaseyi.
Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan Canada sebelum mereka berlaga di Piala Dunia 2026. Uzbekistan, di sisi lain, juga sedang mempersiapkan diri untuk tampil perdana di Piala Dunia.
Di luar sepak bola, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, menjadi contoh pembangunan hijau yang strategis. Proyek ini diharapkan dapat menyuplai kebutuhan listrik di Provinsi Kalimantan Timur dan menjadi pemasok andalan untuk Ibu Kota Nusantara.
Dalam beberapa waktu terakhir, nama Abdukodir Khusanov dari Uzbekistan juga mencuat sebagai bek termahal pertama di Asia, dengan nilai pasar mencapai 35 juta euro. Sementara itu, Kim Min-jae dari Korea Selatan dan Hiroki Ito dari Jepang menduduki posisi kedua dan ketiga sebagai bek termahal di Asia.
Dengan demikian, Jay Idzes telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain berkualitas di Asia, dan pencapaiannya ini tentu menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia untuk meraih kesuksesan di kancah sepak bola internasional.











