GemaWarta – 28 Mei 2026 | Maarten Paes, kiper andalan Timnas Indonesia, baru-baru ini berhasil membawa Ajax Amsterdam melaju ke babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa setelah menumbangkan FC Utrecht melalui adu penalti. Paes menjadi pahlawan bagi Ajax dengan menggagalkan dua tendangan penalti pemain Utrecht, sehingga Ajax memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.
Paes sendiri telah menyelesaikan musim perdananya bersama Ajax dengan rapor yang cukup baik. Ia selalu bermain di bawah mistar gawang Ajax setidaknya dalam 13 laga beruntun, dan telah menorehkan lima kali clean sheet. Rata-rata ratingnya 7,18 per pertandingan, menjadi catatan ciamik bagi Paes.
Namun, Paes masih dianggap belum layak menjadi kiper utama Ajax oleh pengamat sepak bola Belanda, Mike Verweij. Verweij berpendapat bahwa Paes masih memerlukan perbaikan teknis dalam penguasaan bola, meskipun telah mencatatkan performa yang cukup baik musim ini.
Paes juga mengungkapkan kebingungannya usai hanya satu pemain saja yang menghampirinya saat jadi pahlawan adu penalti. Ia merasa senang bisa bergabung dengan skuad Garuda dan siap memainkan peran penting dalam dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, skuad Timnas Indonesia kini resmi lengkap 30 pemain dengan kedatangan Paes. Paes akan memainkan peran penting dalam dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang akan dilaksanakan melawan China dan Jepang.
Dua kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi dan Emil Audero, juga mengalami degradasi bersama klub mereka masing-masing, tepat sebelum memenuhi panggilan pemusatan latihan. Riyandi harus merelakan klubnya, Persis Solo, terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi Super League, sementara Audero harus merelakan klubnya, Cremonese, terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
Kesimpulan, Maarten Paes telah membuktikan dirinya sebagai kiper andalan Timnas Indonesia dan Ajax Amsterdam. Ia telah mencatatkan performa yang cukup baik musim ini dan siap memainkan peran penting dalam dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026.









