GemaWarta – 18 April 2026 | Inter Milan semakin menegaskan dominasinya di Serie A musim 2025/2026 setelah menaklukkan Cagliari 3‑0 pada pertandingan pekan ke‑32. Kemenangan gemilang itu meningkatkan selisih poin Inter menjadi 12 poin di atas pesaing terdekat, menjadikannya kandidat kuat untuk mengangkat trofi Scudetto. Di sisi lain, Napoli berusaha menutup jarak dengan menargetkan posisi runner‑up, sementara rival‑rival papan atas seperti Lazio, Roma, dan AC Milan berjuang mengamankan tiket kompetisi Eropa.
Pekan 32 dijadwalkan berlangsung antara 18 hingga 21 April 2026 dengan sejumlah laga krusial yang dapat mengubah peta klasemen. Semua pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui ANTV serta layanan streaming Vidio, memastikan para penggemar tidak melewatkan aksi-aksi penting.
Berikut rangkaian jadwal utama pekan ini:
- Inter Milan vs Cagliari (San Siro, 18 April) – Inter bermain di kandang dan berhasil mencatat kemenangan 3‑0, menambah jarak 12 poin dari rival terdekat.
- Napoli vs Lazio (Stadio Diego Armando Maradona, 18 April) – Pertarungan antara dua tim yang masing‑masing mengincar posisi papan atas. Napoli mengincar poin penuh untuk menjaga jarak 9 poin dari Inter, sementara Lazio berharap bangkit dari hasil kurang konsisten.
- AS Roma vs Atalanta (Stadio Olimpico, 19 April) – Kedua tim dikenal dengan gaya menyerang atraktif, menjanjikan pertandingan dengan banyak gol.
- AC Milan vs Verona (San Siro, 20 April) – Milan, meski berada di posisi tiga, tidak boleh meremehkan tim tuan rumah yang selalu sulit dikalahkan di kandang.
Inter Milan, yang kini mengumpulkan 78 poin, menampilkan permainan yang stabil di lini belakang dan kreatif di lini tengah. Gol‑gol kemenangan melawan Cagliari datang dari serangan balik cepat yang dipimpin oleh Rasmus Hojlund dan penyelesaian akhir dari Lautaro Martínez. Pertahanan yang kokoh juga menyumbang, dengan hanya satu tembakan tepat sasaran dari Cagliari yang berhasil menembus gawang.
Napoli, dengan 66 poin, berada di posisi kedua dan berjuang menutup jarak 12 poin dari Inter. Tim asuhan Antonio Conte menunjukkan performa konsisten, terutama di rumah, di mana mereka belum kalah sejak Desember 2024. Pada laga melawan Lazio, Napoli diprediksi akan mengandalkan lini tengah yang solid serta serangan cepat dari Romain Saïss dan Khvicha Kvaratskhelia. Prediksi skor akhir menujukkan Napoli 2‑0 Lazio, dengan harapan memperkuat posisi runner‑up.
Lazio, yang kini berada di peringkat kesepuluh dengan 44 poin, tengah mengalami krisis penyerangan, terutama dalam pertandingan tandang di mana mereka gagal mencetak gol dalam sepuluh laga terakhir. Meskipun begitu, kemenangan melawan AC Milan pada pekan ke‑29 memberi mereka dorongan moral. Namun, untuk tetap bersaing di zona Eropa, Lazio harus memperbaiki efisiensi di lini depan.
AS Roma dan Atalanta menawarkan duel yang menarik. Roma mengandalkan kreativitas Paulo Dybala dan kecepatan Nicolo Zaniolo, sementara Atalanta menampilkan formasi ofensif yang dipimpin oleh Matteo Pessina. Pertandingan ini diperkirakan akan menghasilkan skor tipis dengan banyak peluang.
AC Milan, meski berada di posisi tiga, tidak dapat beristirahat. Mereka harus mengamankan poin melawan Verona untuk tetap berada di atas Napoli jika persaingan menjadi ketat pada sisa pertandingan. Tim asuhan Stefano Pioli mengandalkan pengalaman veteran seperti Zlatan Ibrahimović dan kecepatan Rafael Leão.
Berikut gambaran singkat klasemen sementara setelah pekan ke‑32:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | 78 |
| 2 | Napoli | 66 |
| 3 | AC Milan | 61 |
| 4 | Roma | 58 |
| 5 | Lazio | 44 |
Dengan hanya enam pertandingan tersisa, persaingan di puncak klasemen menjadi semakin ketat. Inter memiliki peluang besar mengamankan gelar, namun Napoli dan Milan tetap memiliki ruang untuk mengejar, terutama bila Inter mengalami cedera atau hasil imbang di beberapa laga akhir.
Secara keseluruhan, pekan 32 Serie A menjanjikan aksi-aksi mendebarkan, baik bagi penggemar yang menantikan gelar Scudetto maupun bagi mereka yang memperjuangkan tiket Liga Champions atau zona Eropa. Para tim harus menjaga konsistensi, meminimalisir kesalahan, dan memaksimalkan setiap peluang poin demi mengakhiri musim dengan prestasi tertinggi.











