Bisnis

Rebalancing MSCI Picu IHSG Turun 0,56%, Rupiah Melemah

×

Rebalancing MSCI Picu IHSG Turun 0,56%, Rupiah Melemah

Share this article
Rebalancing MSCI Picu IHSG Turun 0,56%, Rupiah Melemah
Rebalancing MSCI Picu IHSG Turun 0,56%, Rupiah Melemah

GemaWarta – 31 Mei 2026 | Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan saham 25-29 Mei 2026. Koreksi IHSG sepekan didorong sentimen eksternal dan internal, salah satunya rebalancing MSCI.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terpangkas 0,56% menjadi 6.127,38 dari penutupan pekan lalu di 6.162,04. Sementara itu, kapitalisasi pasar naik 0,88% menjadi Rp 10.729 triliun dari Rp 10.635 triliun pada pekan lalu.

🔖 Baca juga:
OJK Ungkap Modus Penggelapan Dana Aek Nabara di BNI, BNI Janji Kembalikan Rp28,2 Miliar

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono mengatakan, koreksi IHSG dipicu sejumlah faktor. Pertama, hari perdagangan yang relatif pendek pada pekan ini. Kedua, nilai tukar rupiah yang masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Rebalancing MSCI juga mempengaruhi pergerakan saham beberapa emiten. Hasil review indeks MSCI efektif pada penutupan perdagangan Jumat (29/5) memicu pergerakan beragam pada sejumlah saham yang sebelumnya didepak dari indeks, khususnya dari MSCI Global Standard Index Indonesia, dan MSCI Global Small Cap.

Sejumlah emiten besar tercatat keluar dari MSCI Global Standard Index Indonesia, sementara PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dialihkan ke daftar MSCI Global Small Cap. Di samping itu, MSCI tidak menambahkan saham baru ke dalam MSCI Global Standard Index Indonesia.

🔖 Baca juga:
Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg untuk Menggantikan LPG Subsidi

Terdapat enam saham yang dikeluarkan dari indeks tersebut. Jika melihat penutupan perdagangan terakhir, sebagian saham yang keluar justru mencatat penguatan signifikan. Misal, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi yang paling mencolok dengan lonjakan 660 poin atau 25% ke level Rp3.300.

Penguatan besar juga terjadi pada PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang melesat 125 poin atau 24,75% menuju level Rp630. Sementara PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 60 poin atau 13,89% ke posisi Rp492.

Lalu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turut menguat 190 poin atau 6,11% ke level Rp3.300. Berbeda dengan saham-saham itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) justru melemah 115 poin atau 6,05% ke posisi Rp1.785, diikuti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang turun 40 poin atau 3,36% ke level Rp1.150.

🔖 Baca juga:
Kemitraan Strategis BPS dan UMMAD, Mendorong Pendidikan dan Pengembangan Statistik

Kesimpulan, rebalancing MSCI memiliki dampak yang signifikan pada pergerakan saham di Indonesia. IHSG yang melemah dan rupiah yang melemah terhadap dolar AS juga mempengaruhi pergerakan saham beberapa emiten. Oleh karena itu, investor perlu memantau pergerakan saham dan melakukan analisis yang tepat sebelum membuat keputusan investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *