BERITA

Layanan Haji 2026: Kemenhaj Berikan Pelayanan Optimal untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

×

Layanan Haji 2026: Kemenhaj Berikan Pelayanan Optimal untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

Share this article
Layanan Haji 2026: Kemenhaj Berikan Pelayanan Optimal untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas
Layanan Haji 2026: Kemenhaj Berikan Pelayanan Optimal untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

GemaWarta – 08 Juni 2026 | Musim haji tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk memperbaiki pelayanan kepada jemaah haji. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenhaj, Puji Raharjo, menegaskan bahwa program haji ramah lansia tahun ini berjalan sangat optimal.

Menurut Puji, berdasarkan testimoni langsung dari para jemaah di lapangan, pelayanan untuk lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan apresiasi yang cukup baik. Kemenhaj secara khusus menggandeng Komisi Nasional Disabilitas (KND) untuk mengawal seluruh tahapan haji, mulai dari persiapan hingga kepulangan.

🔖 Baca juga:
Cuaca Bandung Hari Ini: Berawan dan Sejuk, Warga Diimbau Waspada

Skema operasional haji sejak awal didesain sensitif gender untuk merespons kebutuhan jemaah perempuan yang mendominasi kuota haji Indonesia. Langkah konkretnya adalah melipatgandakan jumlah petugas haji perempuan. Musim haji tahun ini adalah rekor terbanyak untuk keterlibatan petugas perempuan.

Di sisi lain, keharuan mewarnai pelepasan kloter 6 asal Lombok di Bandara Jeddah. Jemaah mengaku sangat puas dengan kesigapan petugas di lapangan. Hj. Fitriany Maksum Syafii, salah satu jemaah perempuan asal Lombok, menceritakan pengalamannya yang jauh lebih indah ketimbang cerita-cerita miring soal haji yang pernah ia dengar sebelumnya.

🔖 Baca juga:
Lion Air Menghadapi Tantangan: Mengurangi Penerbangan Akibat Biaya Bahan Bakar yang Melambung

Kemenhaj NTB juga menyatakan sebanyak 11 haji Embarkasi Lombok dilaporkan wafat di Tanah Suci, Arab Saudi pada musim haji tahun ini. Kepala Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan pihaknya akan menjadwalkan kunjungan (takziah) kepada keluarga jemaah haji yang meninggal di Kabupaten Lombok Timur, dilanjutkan ke keluarga asal Kabupaten Lombok Tengah.

Sementara itu, Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang melakukan penelusuran terkait dengan ditemukannya paspor diduga milik jemaah haji yang berserakan di Halte Bus Bumi Serpong Damai (BSD), Jalan Letjen Sutopo, dekat Pasar Modern BSD dan Santa Ursula, Kota Tangerang Selatan.

🔖 Baca juga:
Mengenal Vampire Load, Penyebab Tagihan Listrik PLN Bengkak dan Cara Menguranginya

Hasil penelusuran pada Minggu malam tersebut, petugas imigrasi sudah tidak lagi menemukan tumpukan paspor diduga milik jemaah haji seperti sebelumnya viral di media sosial. Namun demikian, petugas menemukan dua buah sampul paspor yang telah terpisah dari halaman biodata maupun halaman paspornya, sehingga terdapat indikasi bahwa sebelumnya memang terdapat sejumlah paspor bekas di lokasi tersebut.

Dalam kesimpulan, Kemenhaj berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada jemaah haji, terutama untuk lansia dan penyandang disabilitas. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti kematian jemaah haji dan ditemukannya paspor yang berserakan, Kemenhaj tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *