BERITA

Tiongkok Perluas Produksi Jet Tempur Siluman J-20A dengan Mesin WS-15

×

Tiongkok Perluas Produksi Jet Tempur Siluman J-20A dengan Mesin WS-15

Share this article
Tiongkok Perluas Produksi Jet Tempur Siluman J-20A dengan Mesin WS-15
Tiongkok Perluas Produksi Jet Tempur Siluman J-20A dengan Mesin WS-15

GemaWarta – 21 Mei 2026 | Rekaman baru yang dirilis di media sosial Tiongkok menunjukkan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh generasi kelima J-20A yang masih berwarna kuning, menunjukkan bahwa pesawat tersebut baru saja diproduksi dan mengintegrasikan dua mesin turbofan generasi berikutnya WS-15.

Rekaman video pada Desember 2025 untuk pertama kalinya mengkonfirmasi bahwa batch pertama J-20 yang mengintegrasikan dua mesin turbofan WS-15 telah menyelesaikan produksi serial, dengan penerbangan pertama pesawat produksi serial dengan mesin tersebut dilaporkan telah berlangsung pada 27 Desember.

🔖 Baca juga:
Cek Bansos Kemensos: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

WS-15 adalah desain mesin baru yang sepenuhnya berbeda, bukan turunan yang disempurnakan dari desain yang sudah ada sebelumnya, yang menjadikan pengoperasiannya sebagai tonggak penting bagi industri penerbangan tempur Tiongkok.

Sebagai perbandingan, mesin tempur AS terakhir yang dirancang sepenuhnya baru, F119, pertama kali diuji terbang pada tahun 1990 dan mulai diintegrasikan ke pesawat tempur produksi serial hampir 30 tahun yang lalu pada tahun 1997, dengan mesin-mesin selanjutnya merupakan turunan dari desain ini atau desain yang lebih lama.

Rekaman yang dirilis oleh pengembang utama J-20, Chengdu Aircraft Industry Group, pada bulan Januari untuk pertama kalinya menunjukkan beberapa pesawat baru tersebut menjalani uji penerbangan dengan mesin WS-15.

Integrasi WS-15 telah lama dinantikan, dengan mesin tersebut pertama kali terlihat terintegrasi pada J-20 dalam konfigurasi tunggal untuk uji penerbangan pada Januari 2022, sebelum kemudian pertama kali diterbangkan dalam konfigurasi ganda pada Juni 2023.

Mesin ini secara signifikan meningkatkan semua aspek kinerja penerbangan J-20, serta jangkauannya, sekaligus memberikan daya yang lebih besar ke subsistem di dalam pesawat dan mengurangi kebutuhan perawatan.

🔖 Baca juga:
Cek Bansos PKH dan BPNT 2026: Cara Cek dan Jadwal Pencairan

Sebagai salah satu mesin tempur paling canggih yang diproduksi di seluruh dunia, WS-15 memiliki rasio berat terhadap daya dorong terhadap berat yang hanya disaingi oleh F135 yang menggerakkan pesawat tempur generasi kelima F-35 di antara jenis mesin yang dikenal.

Efisiensinya memperluas jangkauan J-20 yang sudah sangat jauh, menjadikannya salah satu dari dua jenis pesawat tempur dengan jangkauan terpanjang di dunia bersama dengan Su-34 Rusia yang jauh lebih besar.

Masuknya J-20A yang disempurnakan dan mesin barunya ke dalam produksi serial bertepatan dengan perluasan signifikan dalam skala produksi J-20, menunjukkan bahwa Kementerian Pertahanan mungkin telah menunggu hingga jenis pesawat tempur tersebut dapat ditingkatkan ke standar kemampuan yang lebih tinggi sebelum berinvestasi lebih banyak dalam pengadaan.

Hal ini bukanlah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena produksi telah meningkat secara signifikan sejak tahun 2021 ketika desain J-20 sebelumnya ditingkatkan dan pesawat tersebut mulai mengintegrasikan mesin WS-10C.

Sebuah laporan baru-baru ini yang diterbitkan oleh Royal United Services Institute (RUSI) Inggris memperkirakan bahwa karena perluasan produksi yang signifikan, Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok akan memiliki sekitar 1.000 unit J-20 pada tahun 2030.

🔖 Baca juga:
Pasukan Marinir 1 Siap Melaksanakan Tugas, Dukung Pembangunan di Wilayah

Produksi diperkirakan akan dipertahankan sekitar 120 pesawat tempur per tahun.

Tidak ada jenis pesawat tempur lain yang dibeli bahkan dalam skala setengah dari ini oleh angkatan bersenjata lain di dunia, dengan investasi ini dikombinasikan dengan kemampuan terdepan dunia J-20 yang diharapkan dapat memperluas keunggulan Angkatan Udara PLA yang sudah sangat besar dalam kemampuan tempur udara-ke-udara.

Mesin WS-15 diperkirakan akan sepenuhnya menggantikan mesin WS-10C dalam produksi pada tahun 2026, dan mungkin telah melakukannya.

Dalam beberapa tahun mendatang, Tiongkok diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tempur udara-ke-udara dengan pesawat tempur siluman J-20A yang lebih canggih dan memiliki jangkauan yang lebih luas.

Hal ini akan membuat Tiongkok menjadi salah satu negara dengan kekuatan udara yang paling kuat di dunia, dan meningkatkan kemampuan Angkatan Udara PLA untuk melakukan operasi tempur di berbagai wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *