GemaWarta – 10 Juni 2026 | Grab Holdings, perusahaan Singapura yang bergerak di bidang layanan pengantaran, baru-baru ini berjanji untuk mendukung pengemudi dan bisnis makanan di Taiwan jika akuisisi Foodpanda disetujui oleh regulator. Grab berencana untuk membeli Foodpanda di Taiwan dari perusahaan induknya, Delivery Hero, dengan nilai sekitar $600 juta.
Grab Group Managing Director Yee Wee Tang menyatakan bahwa memasuki pasar pengantaran makanan di Taiwan merupakan keputusan yang masuk akal, mengingat Taiwan memiliki banyak daerah perkotaan yang padat dan masyarakat yang melek teknologi. Tang juga menambahkan bahwa Grab akan mematuhi Undang-Undang Perlindungan Hak-Hak Pengemudi dan Manajemen Platform Pengantaran yang akan diterapkan oleh pemerintah Taiwan pada bulan depan.
Sementara itu, Sharon Osbourne membantah tuduhan bahwa pengembangan avatar AI Ozzy Osbourne merupakan upaya untuk mendapatkan uang. Dalam sebuah podcast, Sharon menyatakan bahwa tujuan dari proyek ini adalah untuk memastikan bahwa warisan Ozzy tetap hidup dan diingat oleh penggemarnya. Proyek ini merupakan kerja sama dengan Hyperreal dan Proto Hologram untuk menciptakan avatar AI yang dapat berinteraksi dengan penggemar Ozzy.
Sharon menekankan bahwa proyek ini bukanlah tentang uang, melainkan tentang mempertahankan warisan Ozzy dan memastikan bahwa ia tidak dilupakan. Ia juga menyatakan bahwa Ozzy sendiri akan mendukung proyek ini jika masih hidup.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Grab berkomitmen untuk mendukung pengemudi dan bisnis makanan di Taiwan, sementara Sharon Osbourne membantah tuduhan bahwa proyek AI Ozzy merupakan upaya untuk mendapatkan uang. Kedua berita ini menunjukkan bahwa perusahaan dan individu dapat memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam mengembangkan teknologi dan mempertahankan warisan.











