Bencana Alam

Gempa dan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada

×

Gempa dan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada

Share this article
Gempa dan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada
Gempa dan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada

GemaWarta – 11 Juni 2026 | Gempa hari ini dengan kekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (10/6/2026) pukul 16.13 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG, pusat gempa bumi berada di 236 km barat laut Tahuna pada titik koordinat 5,71 Lintang Utara dan 125.15 Bujur Timur. Gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.

🔖 Baca juga:
Gempa Bumi Mengguncang Indonesia: Jember dan Aceh Terkena Dampak

Di tempat lain, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT, kembali erupsi pada Kamis siang (11/6/2026), pukul 12.43 Wita. Menurut laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44.4 mm dan durasi 67 detik. Petugas Pos Pantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Nurjansyah Dwi mengimbau warga dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-Laki.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki juga diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

🔖 Baca juga:
Ramalan Cuaca Hari Ini: Cerah di Jakarta Pagi, Hujan Lebat di Jawa Barat & DIY, serta Potensi Badai di Sumatra Utara

Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Sepanjang 2026, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat sudah meletus sebanyak 144 kali. Hingga hari ini, Rabu (11/6/2026), Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Siaga (Level III).

Dalam beberapa hari terakhir, Indonesia dilanda beberapa bencana alam, mulai dari gempa bumi hingga erupsi gunung berapi. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

🔖 Baca juga:
BMKG: Dinamika Atmosfer dan Faktor Manusia Picu Banjir di Musim Kemarau

Sebagai warga negara, kita harus selalu siap menghadapi bencana alam dan melakukan persiapan yang cukup untuk menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko dan dampak bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *