GemaWarta – 14 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah dimulai, dan berbagai kejadian menarik telah terjadi. Salah satu kejadian yang menarik perhatian adalah biaya taksi di New York yang mencapai Rp4 juta. Ini merupakan biaya yang sangat tinggi dan mengejutkan bagi banyak orang.
Biaya taksi yang tinggi ini tidak hanya terjadi di New York, tetapi juga di kota-kota lain di Amerika Serikat. Banyak suporter yang datang ke Amerika Serikat untuk menonton Piala Dunia 2026 merasa terkejut dengan biaya taksi yang tinggi.
Selain biaya taksi, penerbangan Paus Leo XIV juga terganggu. Paus Leo XIV terpaksa berganti pesawat karena pesawat yang ditumpanginya mengalami gangguan teknis. Raja Spanyol Felipe VI menyediakan jet pribadinya sebagai pengganti.
Piala Dunia 2026 juga dihadiri oleh banyak suporter dari berbagai negara. Namun, tingginya biaya hidup di Amerika Serikat membuat banyak suporter merasa kesulitan. Banyak hotel yang menurunkan tarif kamar karena jumlah suporter yang datang lebih sedikit dari perkiraan.
Pemesanan penerbangan dari Eropa ke Amerika Serikat juga menurun. Menurut data perusahaan analisis penerbangan Cirium, pemesanan penerbangan dari Eropa ke sebagian besar kota tuan rumah pada Juni-Juli tercatat turun rata-rata 3,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Penurunan pemesanan penerbangan ini juga terjadi untuk penerbangan menuju New York, lokasi final Piala Dunia pada 19 Juli, yang anjlok 15,8 persen secara tahunan.
CEO Hotel Association of New York City Vijay Dandapani mengatakan kondisi tersebut jauh di bawah ekspektasi pelaku industri. Asosiasi hotel New York memangkas proyeksi pendapatan kamar yang terkait dengan Piala Dunia hingga 60 persen menjadi sekitar US$60 juta atau sekitar Rp1,07 triliun.
FIFA memperkirakan sekitar 1,2 juta suporter akan datang ke New York selama turnamen berlangsung, namun asosiasi hotel setempat kini hanya memperkirakan sekitar 500 ribu pengunjung.
Data perusahaan analisis CoStar menunjukkan tingkat pemesanan hotel di seluruh kota tuan rumah hanya naik 0,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Rendahnya permintaan juga mendorong sejumlah hotel memangkas harga. Ini merupakan dampak dari Piala Dunia 2026 yang tidak seperti yang diharapkan.
Kesimpulan dari kejadian-kejadian tersebut adalah bahwa Piala Dunia 2026 telah membawa banyak kejutan dan tantangan bagi suporter dan pelaku industri. Biaya taksi yang tinggi, penerbangan Paus Leo XIV yang terganggu, dan penurunan pemesanan penerbangan dan hotel merupakan beberapa contoh kejadian yang menarik perhatian.











