GemaWarta – 14 Juni 2026 | Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkapkan bahwa keputusan mencoret kapten tim Wataru Endo dari skuad Piala Dunia 2026 merupakan salah satu keputusan paling sulit yang harus diambilnya. Gelandang Liverpool berusia 33 tahun itu terpaksa meninggalkan skuad Jepang karena cedera kaki kiri yang membuatnya dinilai tidak mampu bermain penuh sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.
Moriyasu menjelaskan tim pelatih dan staf medis telah berupaya memberikan kesempatan kepada Endo untuk membuktikan kondisinya sebelum keputusan akhir diambil. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan Endo kemungkinan besar tidak akan mampu tampil secara optimal selama pertandingan berlangsung.
Keputusan ini tentu saja membawa dampak besar bagi Jepang, terutama karena Endo adalah salah satu pemain kunci mereka. Namun, Moriyasu yakin bahwa skuad Jepang masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi, meskipun tanpa Endo.
Jepang sendiri akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Belanda pada laga perdana Grup F. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan pertama bagi pasukan Moriyasu untuk menunjukkan kapasitas mereka sebagai salah satu favorit juara.
Spanyol, di sisi lain, juga menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Mereka memiliki skuad yang berisi pemain-pemain berpengalaman dan talenta muda kelas dunia. Spanyol akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Tanjung Verde pada laga pembuka fase grup.
Dengan demikian, Piala Dunia 2026 diharapkan akan menjadi turnamen yang sangat menarik, dengan banyak tim kuat yang akan bersaing untuk meraih gelar juara.
Kesimpulan dari keputusan Moriyasu untuk menghilangkan Endo dari skuad Jepang adalah bahwa ini adalah keputusan yang sulit, tetapi harus diambil untuk kepentingan tim secara keseluruhan. Jepang masih memiliki harapan untuk meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026, meskipun tanpa Endo.











