GemaWarta – 29 Juli 2026 | Baru-baru ini, nama Endang Yustika menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia mengunggah pernyataan yang menyebut “tak punya uang, tak punya nilai”. Pernyataan tersebut menuai kritik dari warganet yang menilai unggahan Endang terkesan tidak berempati terhadap masyarakat yang belum memiliki kondisi finansial baik.
Endang Yustika dikenal sebagai kreator konten, influencer, dan pengusaha yang aktif membagikan konten seputar kewirausahaan, keuangan, produktivitas, hingga pengembangan diri. Ia dikenal melalui akun media sosial @uc.you yang telah memiliki banyak pengikut.
Sementara itu, Dewi Wulan Sari, model sekaligus pengusaha produk perawatan kulit, juga menjadi sorotan publik setelah perseteruannya dengan selebgram Lisa Mariana. Konflik keduanya berawal dari kekecewaan Dewi Wulan yang mengalami kerugian mencapai belasan juta akibat transaksi jual beli baju piyama online dan urusan utang piutang.
Dewi Wulan telah melaporkan Lisa Mariana atas dugaan penipuan ke Polres Jakarta Timur pada pertengahan tahun 2025 lalu. Kabarnya, laporan model tersebut terhadap Lisa Mariana sudah naik sidik. Di tengah laporan polisi itu, Dewi kembali dibuat geram dengan ulah selebgram bernama asli Lisa Mariana Presley Zulkandar yang diduga memfitnah usaha arisan yang telah lama dijalani Dewi Wulan.
Meskipun Demi Wulan mengalami kerugian secara material dalam bisnis yang telah lama dibangunnya, ia tetap tegar karena memiliki berbagai bisnis lain. Ia juga menyarankan korban yang merasa dirugikan untuk melapor ke polisi, meski tetap membuka opsi penyelesaian secara baik-baik.
Menurut penilaian Dewi, berita tentang dugaan scam Endang Yustika yang kini viral mirip konfliknya dengan selebgram Lisa Mariana. Dewi Wulan mengaku mengalami kerugian secara material dalam bisnis yang telah lama dibangunnya akibat fitnah yang dilakukan Lisa Mariana.
Kasus Endang Yustika dan perseteruan Dewi Wulan Sari dengan Lisa Mariana menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bertransaksi online dan memilih bisnis yang tepat. Masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga etika dan integritas dalam berbisnis.
Kesimpulan, kasus Endang Yustika dan perseteruan Dewi Wulan Sari dengan Lisa Mariana menjadi contoh kasus yang menunjukkan pentingnya menjaga etika dan integritas dalam berbisnis. Masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam bertransaksi online dan memilih bisnis yang tepat untuk menghindari kerugian material dan kerusakan reputasi.











