GemaWarta – 15 Juni 2026 | Pertandingan antara Jerman dan Curacao di Piala Dunia 2026 telah usai dengan skor telak 7-1 untuk Jerman. Meskipun hasilnya tidak memihak Curacao, namun perjalanan panjang mereka untuk mencapai Piala Dunia patut diapresiasi.
Curacao, dengan populasi sekitar 155.000 orang, menjadi negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia. Mereka berhasil meraih tiket Piala Dunia setelah mengalahkan beberapa tim kuat di CONCACAF, termasuk Haiti dan Saint Lucia.
Tahith Chong, gelandang Curacao, menjadi salah satu pemain kunci dalam perjalanan timnas mereka. Ia lahir di Curacao dan pindah ke Belanda saat berusia delapan tahun untuk bergabung dengan akademi Feyenoord. Chong kemudian bergabung dengan timnas Belanda di berbagai tingkat usia sebelum memutuskan untuk bermain untuk Curacao.
Curacao dipimpin oleh pelatih Dick Advocaat, yang memiliki pengalaman luas dalam menghandle tim-tim besar di Eropa. Ia berhasil mengarahkan Curacao untuk meraih hasil imbang melawan Jamaica dan memenangkan pertandingan melawan Bermuda.
Menjelang pertandingan melawan Jerman, Curacao berharap dapat memberikan perlawanan sengit. Mereka memilih untuk memainkan gaya permainan yang defensif dan mencoba untuk menyerang Jerman dengan cepat. Namun, Jerman terlalu kuat dan berhasil mencetak tujuh gol.
Meskipun hasilnya tidak memihak Curacao, namun mereka telah membuktikan bahwa mereka layak berada di Piala Dunia. Mereka telah menunjukkan semangat juang yang tinggi dan kemampuan yang memadai untuk bermain di tingkat internasional.
Perjalanan panjang Curacao di Piala Dunia 2026 telah berakhir, namun mereka telah meninggalkan kesan yang mendalam dalam dunia sepakbola. Mereka telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, tim-tim kecil dapat mencapai hal-hal besar.











