GemaWarta – 22 Juni 2026 | Forum Wisata Lingkar Rinjani menolak rencana kedatangan Agam Rinjani dan konten kreator Panji Petualang ke kawasan Gunung Rinjani. Penolakan tersebut muncul setelah beredar informasi mengenai rencana pembuatan konten video untuk memperingati satu tahun proses penyelamatan pendaki asal Brasil, Juliana Marins.
Juliana Marins adalah wanita asal Brasil yang terjatuh di Gunung Rinjani dan meninggal dunia akibat benturan keras, kerusakan organ dalam, dan pendarahan hebat setelah terperosok ke jurang di Gunung Rinjani. Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami patah tulang belakang, dada, dan paha. Kematiannya disebabkan trauma fisik akibat jatuh.
Penolakan Forum Wisata Lingkar Rinjani dipicu polemik yang dinilai belum selesai terkait pengelolaan dana donasi penyelamatan Juliana Marins. Ketua Forum Wisata Lingkar Rinjani, Royal Sembahulun, menilai kegiatan tersebut tidak tepat dilakukan karena berpotensi membuka kembali persoalan yang hingga kini masih menjadi polemik di tengah masyarakat.
Royal menegaskan pihaknya menolak segala bentuk kegiatan yang melibatkan Agam di kawasan Rinjani. Menurutnya, penolakan tersebut berkaitan dengan sejumlah persoalan yang belum terselesaikan, terutama terkait pengelolaan dana donasi yang dihimpun saat proses penyelamatan Juliana.
Agam Rinjani sendiri merupakan relawan yang mengevakuasi jenazah pendaki Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani. Namun, polemik dana donasi yang belum selesai membuat Forum Wisata Lingkar Rinjani menolak rencana kedatangannya ke kawasan Gunung Rinjani.
Kesimpulan dari penolakan tersebut adalah bahwa Forum Wisata Lingkar Rinjani ingin memastikan bahwa semua persoalan yang belum selesai terkait pengelolaan dana donasi penyelamatan Juliana Marins diselesaikan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan lainnya.











