GemaWarta – 22 Juni 2026 | Pertandingan Belgia melawan Iran di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor imbang 0-0. Pertandingan ini menjadi yang kedua bagi Belgia setelah sebelumnya mereka bermain imbang 1-1 melawan Mesir.
Nicolas Raskin, pemain Rangers, mendapat kesempatan untuk memulai pertandingan sebagai pengganti Amadou Onana. Namun, penampilannya tidak seperti yang diharapkan. Ia dinilai ‘mediocre’ oleh media Belgia karena tidak mampu memberikan dampak signifikan dalam pertandingan.
Menurut Het Laatste Nieuws, Raskin memiliki pertandingan yang ‘mediocre’ dan kehilangan bola dengan mudah beberapa kali. Gazet van Antwerpen juga mengkritik Raskin karena ia sering memainkan bola ke kaki lawan.
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengatakan bahwa timnya kurang efisien di depan gawang lawan. Ia juga menyatakan bahwa bermain dengan 10 pemain setelah Nathan Ngoy menerima kartu merah membuat situasi lebih sulit bagi Belgia.
Romelu Lukaku, penyerang Belgia, menilai bahwa timnya perlu memperbaiki ketenangan agar bisa tampil lebih efektif. Ia mengatakan bahwa Belgia memiliki banyak peluang, tetapi tidak mampu mencetak gol.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Belgia masih memiliki pekerjaan besar untuk dilakukan jika ingin maju di Piala Dunia 2026. Mereka akan berhadapan dengan New Zealand di pertandingan selanjutnya.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah Belgia masih memiliki banyak yang harus diperbaiki, terutama dalam hal efisiensi di depan gawang lawan. Nicolas Raskin, yang dinilai ‘mediocre’, perlu memperbaiki penampilannya jika ingin menjadi pemain yang berpengaruh dalam tim.











