GemaWarta – 28 Juni 2026 | iPhone 18 Pro diprediksi akan mengalami kenaikan harga yang signifikan. Menurut analis, kenaikan harga ini disebabkan oleh tekanan inflasi pada komponen memori dan penyimpanan.
CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa tekanan inflasi ini telah membuat harga saat ini tidak berkelanjutan. Analis di JP Morgan memperkirakan bahwa harga iPhone 18 Pro akan meningkat setidaknya $100, sementara yang lain memprediksi kenaikan hingga $200.
Untuk melindungi margin iPhone, Apple berencana untuk mempercepat desain dan manufaktur internal untuk mengurangi biaya silikon yang meningkat. Perusahaan juga berencana untuk mengubah strategi harga dengan menghilangkan opsi penyimpanan yang lebih rendah, sehingga meningkatkan titik awal harga.
Selain itu, Apple juga berencana untuk beralih ke model pendapatan yang berfokus pada layanan digital, seperti Apple One dan fitur AI, untuk mengamortisasi biaya dan memastikan pendapatan tetap stabil meskipun biaya perangkat keras meningkat.
iPhone 17 Pro juga mengalami penurunan harga, dengan diskon Rp 7.000, membuatnya menjadi penawaran yang menarik bagi banyak pembeli yang ingin meningkatkan perangkat mereka.
Dengan demikian, Apple berusaha untuk menjaga margin iPhone mereka tetap seimbang dengan biaya yang meningkat, sementara juga berinvestasi pada layanan digital untuk memastikan pendapatan tetap stabil di masa depan.











