GemaWarta – 11 Agustus 2026 | Perkembangan teknologi baterai listrik untuk kendaraan elektrilk telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Baterai menjadi salah satu komponen terpenting pada mobil listrik karena berpengaruh terhadap jarak tempuh, performa, hingga karakter kendaraan.
Saat ini, terdapat beberapa jenis kimia baterai yang digunakan pada kendaraan listrik, di antaranya Lithium Iron Phosphate (LFP), Lithium Ferro Manganese Phosphate (LFMP), dan Nickel Manganese Cobalt (NMC). Ketiganya memiliki karakteristik berbeda sehingga penggunaannya juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kendaraan.
Raihan Wiradibrata, R&D Engineer Gotion, mengatakan bahwa LFP memiliki keunggulan dari sisi daya tahan dan keselamatan. Sementara LFMP dikembangkan dengan karakter yang menyerupai LFP tetapi menawarkan kepadatan energi lebih tinggi.
Di sisi lain, teknologi battery swapping mulai mendapat perhatian, terutama untuk kendaraan niaga yang bekerja dalam pola operasional panjang dan berulang. Sistem ini memungkinkan baterai yang sudah habis diganti dengan baterai lain yang telah terisi, sehingga kendaraan tidak perlu menunggu proses pengisian hingga selesai.
PT Len Industri juga memperkuat kapabilitas rekayasa sistem dan integrasi teknologi kendaraan listrik nasional. Direktur Utama PT Len Industri Joga Dharma Setiawan mengatakan bahwa keandalan EV tidak sekadar ditentukan oleh kualitas baterai, melainkan keselarasan seluruh subsistem dari manajemen daya hingga infrastruktur.
Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Purwanto juga meraih penghargaan Indonesia Innovator Award atas dedikasinya dalam mengembangkan teknologi baterai nasional. Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dalam beberapa tahun terakhir, harga baterai mobil listrik telah mengalami penurunan. Raihan Wiradibrata mengatakan bahwa harga baterai berbeda-beda tergantung ukuran dan jenis yang digunakan. Namun, secara umum, kontribusi baterai terhadap harga sebuah mobil listrik saat ini sudah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.
Kesimpulan, teknologi baterai listrik untuk kendaraan elektrilk terus berkembang dan meningkat. Dengan demikian, diharapkan kendaraan elektrilk dapat menjadi lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.









