GemaWarta – 02 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 memasuki babak yang lebih seru dengan pertandingan 32 besar yang mempertemukan tim-tim kuat dari seluruh dunia. Amerika Serikat, sebagai tuan rumah, berhasil mempertahankan keunggulan mereka setelah mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0, meskipun harus bermain dengan 10 pemain selama sekitar setengah jam.
Penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, membuka keunggulan pada menit ke-45. Gol tersebut menjadi pembeda setelah kedua tim bermain ketat sepanjang babak pertama. Namun, momentum pertandingan berubah drastis di babak kedua ketika Balogun menerima kartu merah, sehingga Amerika Serikat harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Di pertandingan lain, Belgia berhasil membalikkan keadaan secara dramatis untuk mengalahkan Senegal 3-2 pada laga babak 32 besar. Kapten Belgia, Youri Tielemans, menjadi pahlawan kemenangan lewat dua gol, termasuk penalti penentu pada perpanjangan waktu babak kedua.
Senegal sebenarnya berada di atas angin hampir sepanjang pertandingan, membuka keunggulan melalui Habib Diarra pada menit ke-24 sebelum Ismaila Sarr menggandakan skor pada menit ke-51. Namun, Belgia menunjukkan mental luar biasa dengan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 melalui Romelu Lukaku, lalu Tielemans mencetak gol penyama kedudukan tiga menit berselang untuk memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Pertandingan lain yang menarik adalah antara Argentina dan Cabo Verde. Argentina, sebagai juara bertahan, memulai pertahanan gelar Piala Dunia mereka dengan sempurna. La Selección telah memenangkan 10 pertandingan berturut-turut, hanya kebobolan dua kali dalam rentetan tersebut, dan mereka belum kebobolan sama sekali di Piala Dunia ini.
Cabo Verde, secara luar biasa, tidak terkalahkan di grup yang juga dihuni Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi, dengan mencatatkan tiga hasil imbang. Mereka adalah negara pertama yang lolos dari fase grup Piala Dunia tanpa meraih kemenangan sejak Chile pada 1998, sekaligus menjadi negara debutan pertama yang mencapai babak gugur sejak Slovakia pada 2010, dan tim Afrika pertama sejak Ghana pada 2006.
Dalam pertandingan ini, penampilan Cabo Verde melawan Spanyol, khususnya, akan memberi mereka keyakinan bahwa mereka mampu mengguncang tim-tim besar lainnya di sini. Mereka juga telah menerapkan pendekatan taktis yang beragam, mampu bertahan dengan formasi blok rendah seperti yang mereka lakukan saat melawan Spanyol, dan menginjak gas seperti yang mereka butuhkan saat melawan Uruguay.
Legenda Argentina, Lionel Messi, juga akan menjadi sorotan dalam pertandingan ini. Pemain berusia 39 tahun ini telah mencetak enam gol di turnamen ini dan telah mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia berturut-turut, sejak kemenangan di babak 16 besar melawan Australia pada 2022.
Dengan demikian, pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 ini akan menjadi sangat menarik dan seru, dengan tim-tim kuat yang akan berlaga untuk memperebutkan tempat di babak 16 besar. Amerika Serikat dan Belgia telah memastikan tempat mereka, sementara Argentina dan Cabo Verde akan berlaga untuk memperebutkan tempat di babak selanjutnya.
Kesimpulan dari pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 ini adalah bahwa tim-tim kuat seperti Amerika Serikat, Belgia, dan Argentina telah mempertahankan keunggulan mereka, sementara tim-tim lain seperti Cabo Verde dan Senegal telah menunjukkan mental luar biasa dalam pertandingan mereka. Pertandingan ini akan menjadi sangat menarik dan seru, dengan tim-tim kuat yang akan berlaga untuk memperebutkan tempat di babak selanjutnya.











