GemaWarta – 13 Agustus 2026 | Cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah di dunia telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah. Dari gelombang panas yang melanda Inggris hingga kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan, dampak cuaca ekstrem terhadap lingkungan dan kesehatan manusia tidak dapat dianggap remeh.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mengoptimalkan peluang pertumbuhan awan hujan guna memperkuat pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Upaya ini merupakan bagian dari usaha untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem terhadap lingkungan.
Sementara itu, bagi bayi yang sudah memasuki usia MPASI, buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga hidrasi tubuhnya saat cuaca panas. Beberapa buah yang disarankan antara lain melon, mangga, sitrus, pisang, beri, ceri, apel, alpukat, aprikot, plum, dan persik.
Gelombang panas ekstrem yang melanda Inggris telah menghadirkan persoalan yang saling berkaitan, mulai dari kekeringan, kebakaran hutan, hingga tekanan terhadap layanan kesehatan. Pemerintah Inggris menggelar rapat darurat untuk membahas penanganan gelombang panas ekstrem dan kekeringan.
Dalam menghadapi cuaca panas, pakaian yang dikenakan dapat berpengaruh terhadap kemampuan tubuh menjaga suhu tetap nyaman. Mengenakan pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca juga dapat membantu menghemat penggunaan energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Untuk menciptakan hunian yang tetap nyaman saat cuaca panas tanpa menggunakan AC, beberapa penyesuaian sederhana dapat dilakukan, seperti memasang tirai, mengatur posisi jendela, memilih warna eksterior terang, dan menanam pohon. Ventilasi alami dan peneduh juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam hunian.
Dalam menghadapi cuaca ekstrem, penting untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dan kesehatan manusia. Dengan mengambil langkah-langkah yang tepat, seperti mengoptimalkan OMC, mengonsumsi buah-buahan yang sehat, mengenakan pakaian yang sesuai, dan menciptakan hunian yang nyaman, kita dapat mengurangi dampak cuaca ekstrem dan mempertahankan keseimbangan lingkungan dan kesehatan.











