Pendidikan

Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jakarta: Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia

×

Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jakarta: Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia

Share this article
Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jakarta: Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia
Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jakarta: Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia

GemaWarta – 06 Juli 2026 | Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jakarta (UPNVJ) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan. Salah satu contoh nyata adalah proses penataan pegawai non-aparatur sipil negara (Non-ASN) yang dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

Menurut data UPNVJ per September 2025, terdapat 334 pegawai Non-ASN yang tercatat di lingkungan kampus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 278 pegawai telah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan dinyatakan lulus, sehingga resmi diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status PPPK efektif mulai 1 Oktober 2025.

🔖 Baca juga:
SPMB Jateng 2026: Proses Pendaftaran dan Persyaratan

Sementara itu, 56 pegawai lainnya masih berada dalam proses penataan lanjutan dengan kondisi yang berbeda-beda. Sebanyak 10 pegawai memilih mengundurkan diri karena melanjutkan karier di instansi atau perusahaan lain, dan 46 pegawai lainnya belum beralih status menjadi ASN-PPPK karena menghadapi kendala administratif masing-masing atau berdasarkan pilihan pribadi yang tetap dihormati oleh pihak universitas.

Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum UPNVJ, Ahmad Ahsin Thohari, mengatakan institusinya berkomitmen menjaga hak finansial dosen dan tenaga kependidikan selama proses transisi berlangsung. UPNVJ memiliki rekam jejak pembayaran yang lengkap dan sistem yang terintegrasi sesuai ketentuan regulasi Badan Layanan Umum.

Dalam konteks yang lebih luas, Universitas Syiah Kuala (USK) juga melakukan upaya untuk memperkuat langkah dalam memperluas jejaring global melalui pertemuan strategis dengan Guangdong Ocean University (GDOU), Tiongkok. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut konkret atas nota kesepahaman yang telah dijalin kedua institusi selama dua tahun terakhir.

Delegasi USK dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Bisnis, Dr. Ramzi Adriman, didampingi oleh Project Leader kerjasama USK-GDOU, Prof. Dr. Ir. Muhammad Irham, S.Si., M.Si., IPU. Sementara pihak GDOU diwakili oleh Wakil Presiden Prof. Deng Fengguang bersama jajaran pimpinan fakultas dan Kantor Urusan Internasional.

🔖 Baca juga:
Skandal Seksual di Fakultas Hukum UI: 16 Mahasiswa Terlibat, Kampus Didesak Drop Out

Dalam sambutannya, Dr. Ramzi Adriman menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen bersama dalam membangun kemitraan akademik yang berorientasi pada riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia bertaraf internasional. USK dan GDOU memiliki kekuatan yang saling melengkapi, khususnya di bidang ilmu kelautan, perikanan, keberlanjutan lingkungan, dan ekonomi biru.

Integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) akan memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan sumber daya kelautan, perikanan cerdas, hingga mitigasi bencana. USK mendorong pengembangan penelitian bersama, pendidikan pascasarjana, serta implementasi program gelar ganda dan program sandwich.

Wakil Presiden GDOU, Prof. Deng Fengguang, menyambut baik optimisme tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan memasuki fase baru yang lebih strategis, mencakup bidang ilmu pangan, sains hewan, teknik, hingga kecerdasan buatan. GDOU juga menjadwalkan kunjungan balasan ke USK pada November 2026 mendatang.

Dalam konteks lain, Perlindungan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) tidak cukup lagi dipahami sebagai agenda konservasi semata. Bentang alam yang menjadi rumah terakhir berbagai satwa kunci Sumatera itu dinilai harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah, memiliki target yang terukur, dukungan anggaran yang memadai, hingga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah.

🔖 Baca juga:
Emis Kemenag: Beasiswa Langsung S1 hingga S2 untuk Santri, Anti Ribet!

Hal ini sejalan dengan upaya Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara yang menggelar puncak peringatan Milad ke-109 dengan tema ‘Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian’. Kegiatan ini dihadiri ratusan warga Aisyiyah dan expo 50 UMKM Perempuan, serta dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prof. Dr. Akrim, M.Pd, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah menilai tema milad tetap relevan menjawab berbagai tantangan zaman, mulai dari persoalan lingkungan hingga pentingnya membangun budaya damai. Ia juga mengajak seluruh jajaran Aisyiyah untuk menyukseskan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Di akhir, Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jakarta terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, serta memperkuat jejaring global untuk memajukan pendidikan dan riset di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *